- Blusukan Prabowo dinilai lebih spontan dan solutif dibandingkan gaya Joko Widodo.
- Pengamat sebut blusukan Prabowo di Senen tanpa rekayasa dan minim pencitraan.
- Presiden Prabowo berencana bangun hunian warga Senen hasil blusukan spontan kemarin.
Suara.com - Gaya blusukan Presiden Prabowo Subianto kini menjadi sorotan dan mulai dibandingkan dengan pola serupa yang selama ini identik dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Perbandingan ini mencuat setelah Prabowo turun langsung meninjau permukiman warga di kawasan pinggiran rel kereta api, Senen, Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai pendekatan yang dilakukan Prabowo cenderung lebih spontan dan minim persiapan formal. Hal ini membuat kondisi lapangan yang ditemui Presiden dianggap lebih autentik.
“Blusukan ala Prabowo layak diapresiasi karena terkesan alamiah. Kegiatan itu dilakukan secara spontan dan mendadak tanpa pemberitahuan formal sebelumnya, sehingga situasi lapangan tampak apa adanya, bukan hasil rekayasa atau settingan,” ujar Jamiluddin kepada Suara.com, Jumat (27/3/2026).
Interaksi yang terjadi dalam kunjungan tersebut juga dinilai lebih cair, di mana dialog antara Presiden dan warga berlangsung secara langsung tanpa jarak protokoler yang kaku. Selain gaya komunikasi, Jamiluddin menyoroti hasil nyata dari kunjungan tersebut, yakni rencana pembangunan hunian bagi warga yang tinggal di area berisiko sekitar rel kereta api.
“Prabowo langsung memberikan solusi dengan rencana membangun tempat tinggal bagi warga sekitar rel kereta api di kawasan Senen. Solusi itu merupakan bagian dari hasil blusukan yang bersifat alamiah, bukan sekadar pencitraan sebagaimana yang kerap dilakukan Joko Widodo selama ini,” tambahnya.
Menurut Jamiluddin, perbedaan paling mencolok terletak pada orientasi kegiatan tersebut. Ia menilai aktivitas Prabowo tidak sekadar bertujuan membangun citra politik. Hal ini terlihat dari minimnya eksposur dokumentasi yang berlebihan selama kegiatan berlangsung.
“Apa yang dilakukan Presiden lebih fokus pada pemecahan masalah di tingkat akar rumput, bukan pada optimalisasi dokumentasi demi kepentingan publikasi citra diri,” jelas Jamiluddin.
Lebih jauh, ia memandang pendekatan ini sebagai upaya mengembalikan makna awal blusukan sebagai metode untuk memahami kondisi masyarakat secara rill. Prabowo dinilai mampu menyerap aspirasi rakyat dengan terjun langsung dan mendengarkan keluhan mereka tanpa hambatan protokoler ketat.
Pendekatan seperti ini diyakini berpotensi memperkuat kepercayaan publik karena memperlihatkan kedekatan pemimpin yang lebih tulus.
Baca Juga: Terharu Presiden Datang ke Bantaran Rel Senen, Emak-emak Berharap Diberi Hunian Layak
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Arus Balik Padat, Jasamarga Terapkan Contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek
-
Korlantas Berlakukan One Way Lokal KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa Pagi Ini
-
Menlu Amerika Serikat Klaim Ada Kemajuan Pembicaraan dengan Iran
-
Studi Ungkap Biaya Tersembunyi Emisi Karbon bagi Ekonomi Global
-
Terharu Presiden Datang ke Bantaran Rel Senen, Emak-emak Berharap Diberi Hunian Layak
-
Sampah Popok Meningkat di Jepang, Bisakah Daur Ulang Jadi Solusi?
-
Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital
-
Israel Ketakutan AS-Iran Sepakat Damai, Tel Aviv Nekat Siapkan Serangan Darurat
-
Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas
-
Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully