News / Nasional
Senin, 30 Maret 2026 | 18:54 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026). [Bakom RI]
Baca 10 detik
  • Indonesia kecam serangan Israel di Lebanon Selatan, menyebabkan gugurnya Praka Farizal Ramadan anggota TNI UNIFIL.
  • Menlu RI, Sugiono, mendesak deeskalasi dan perundingan internasional segera dilakukan untuk menciptakan perdamaian.
  • Pemerintah RI menunggu hasil investigasi UNIFIL dan memproses pemulangan jenazah serta penanganan korban luka.

Suara.com - Pemerintah Indonesia menyampaikan kecaman keras atas serangan Israel di wilayah Lebanon Selatan yang menimbulkan korban jiwa, salah satunya prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Sugiono menyerukan agar segera dilakukan perundingan internasional untuk menciptakan perdamaian dunia.

“Kami mengecam keras insiden ini dan serangan-serangan yang dilakukan oleh Israel di wilayah Lebanon Selatan. Kami kembali meminta kepada semua pihak untuk segera melakukan deeskalasi dan kembali ke meja perundingan, mengingat dampak konflik dalam satu bulan terakhir telah dirasakan sangat besar,” kata Sugiono di sela-sela kunjungan kerja ke Jepang bersama Presiden Prabowo, Senin (30/3/2026).

Saat ini, Pemerintah Indonesia masih menunggu hasil investigasi dari pihak UNIFIL yang tengah menyelidiki pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Sugiono menegaskan bahwa Kementerian Luar Negeri telah menugaskan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beirut untuk terus memantau kondisi prajurit Indonesia serta menyiapkan proses pemulasaraan jenazah Praka Farizal Ramadan.

Selain itu, Perwakilan Tetap Indonesia untuk PBB di New York direncanakan bertemu dengan Under-Secretary-General PBB yang membawahi operasi penjaga perdamaian pada Senin pagi waktu setempat.

Pertemuan tersebut akan membahas pemulangan jenazah almarhum, mendorong dilakukannya investigasi menyeluruh oleh UNIFIL, serta menyerukan deeskalasi konflik.

Pemerintah RI menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya satu personel TNI yang bertugas dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

“Saya menyampaikan duka dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya prajurit kita, Praka Farizal Ramadan, yang bertugas sebagai bagian dari kontingen UNIFIL di Lebanon,” ujar Sugiono.

Baca Juga: Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel

Ia juga menyampaikan bahwa terdapat tiga prajurit TNI lainnya yang mengalami luka akibat eskalasi antara militer Israel dan Hizbullah yang terjadi pada Minggu (29/3) waktu setempat di markas UNIFIL di Lebanon Selatan.

“Almarhum gugur, sementara tiga prajurit lainnya terluka. Satu mengalami luka berat dan saat ini dalam kondisi koma, sementara dua lainnya mengalami luka ringan. Kami, atas nama pemerintah Republik Indonesia, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” tegasnya.

Berdasarkan laporan Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Narsullah, satu prajurit yang terluka berat yakni Praka Rico Pramudia, serta dua prajurit dengan luka ringan yakni Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan, telah mendapatkan penanganan medis.

Load More