- Beneficial owner OTM, Kerry Adrianto Riza, bersaksi mengenai akuisisi terminal BBM Oiltanking Merak pada 2013 bersama Dani Subrata.
- Kerry Riza memperoleh pendanaan akuisisi tersebut setelah ayahnya, Riza Chalid, memberikan personal guarantee berdasarkan permintaan dari BRI.
- Terminal BBM PT OTM sangat penting bagi ketahanan energi nasional karena tanpa fasilitas itu, cadangan Pertamax akan berkurang tiga hari.
Suara.com - Beneficial owner PT Orbit Terminal Merak (OTM) Muhamad Kerry Adrianto Riza membeberkan kronologi mengakuisisi terminal BBM milik PT Oiltanking Merak hingga disewa oleh PT Pertamina (Persero).
Hal itu disampaikan Kerry Riza saat dihadirkan sebagai saksi sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang PT Pertamina dengan terdakwa mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution dan mantan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya Yuktyanta di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Kerry Riza membeberkan, saat itu, koleganya, Dani Subrata menjelaskan adanya rencana Oiltanking GmBH dan PT Merak Terminal Mandiri menjual sahamnya di PT Oiltanking Merak. Dani Subrata yang juga pemilik saham PT Oiltanking Merak (PT Merak Terminal Mandiri) menyampaikan keistimewaan terminal BBM milik PT Oiltanking Merak.
"Setelah saya tahu itu, dia (Dani Subrata) jelaskan 'Bagus nih Ker, tangkinya standar internasional, pokoknya bagus banget deh' begitu. Ya sudah, coba yuk pak saya beli bareng-bareng. Oke yuk, dah itu 2013 awal kayaknya," tutur Kerry.
Kerry mengaku tidak pernah berdiskusi dengan sang ayah Riza Chalid maupun pamannya Irawan Prakoso terkait rencana akuisisi saham di PT Oiltanking Merak tersebut.
"Terkait pembicaraan akuisisi ini, Saudara pernah berdiskusi atau membicarakan dengan Pak Irawan Prakoso?" tanya jaksa.
"Tidak pernah," jawab Kerry.
"Dengan orang tua saudara Pak Riza Chalid pernah?"
"Tidak pernah. Tidak pernah," tegas Kerry.
Meski demikian, Kerry mengakui Riza Chalid menjadi personal guarantee untuk pendanaan akuisisi tersebut. Kerry menjelaskan, saat itu, pihak BRI meminta adanya personal guarantee.
"Jadi itu permintaan dari BRI. Karena BRI yang meminta ya saya antar mereka bertemu bapak saya begitu. Waktu itu ketemunya sama notaris juga," jelasnya.
Baca Juga: Orang Kepercayaan Riza Chalid Bantah Desak Pertamina Sewa Terminal BBM PT OTM
Saat itu, Riza Chalid baru mengetahui adanya rencana kerja sama Kerry dengan Pertamina. Riza Chalid pun hanya mendoakan usaha sang anak berjalan lancar.
"Saudara sampaikan ke Pak Riza Chalid bahwa rencananya setelah diakuisisi ini akan disewa atau dikerjasamakan dengan PT Pertamina?" tanya jaksa.
"Iya saya sekilas cerita. Respons beliau 'Insyaallah lancar', begitu," ungkapnya.
Kerry menjelaskan, rencana akuisisi itu merupakan inisiatif pribadinya bersama Dani Subrata. Kerry pun menggandeng mitra dari Singapura berbadan hukum perusahaan dari Hong Kong yaitu Oro Storage (HK) Limited.
Setelah proses akuisisi, Kerry dan Dani Subrata melalui PT Tangki Merak menjadi pemegang saham mayoritas dengan komposisi 90% (Dani Subrata 30% dan Kerry 70%), dan Oro Storage (HK) Limited 10% di PT Oiltanking Merak (yang kemudian diubah namanya menjadi PT Orbit Terminal Merak pada tahun 2015).
Sebelum disewa oleh Pertamina, Kerry mengatakan, terminal BBM milik PT OTM sempat ditawarkan ke sejumlah perusahaan lain. Beberapa di antaranya Petronas, Shell, dan lainnya. Namun, yang merespons saat itu hanya Pertamina.
Tag
Berita Terkait
-
7 Motor yang Kurang Cocok Pakai Pertamax, Jangan Sampai Salah Isi BBM!
-
Orang Kepercayaan Riza Chalid Bantah Desak Pertamina Sewa Terminal BBM PT OTM
-
Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik
-
Apa Saja Perbedaan Bensin Pertalite dan Pertamax? Ini Dampaknya pada Performa Mesin
-
Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten
-
Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!
-
Minim Lahan dan Polusi Meningkat, Bisakah Atap Hijau Jadi Solusi Berbasis Alam?
-
Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air