- Irawan Prakoso bersaksi di sidang dugaan korupsi Pertamina bahwa ia tidak pernah mendesak penyewaan terminal BBM PT OTM.
- Kesaksian Irawan membantah tuduhan dakwaan terkait penyampaian pesan Riza Chalid mengenai sewa TBBM Merak kepada Hanung Budya.
- Irawan juga membantah mengetahui tunggakan sewa TBBM OTM oleh Pertamina dan mengklaim mobil sitaan adalah miliknya.
Suara.com - Pengusaha Irawan Prakoso membantah mendesak PT Pertamina (Persero) untuk menyewa terminal BBM PT Orbit Terminal Merak (OTM) milik Muhammad Kerry Adrianto Riza.
Bantahan itu disampaikan Irawan Prakoso saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang PT Pertamina yang menjerat mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution dan mantan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya Yuktyanta di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Dalam persidangan, penasihat hukum terdakwa, Aldres Napitupulu mengonfirmasi sejumlah poin dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum yang menyebut keterlibatan Irawan sebagai pihak yang menyampaikan pesan dari Muhammad Riza Chalid terkait penyewaan terminal BBM milik PT OTM. Menjawab pertanyaan tersebut, Irawan secara konsisten membantah seluruh tudingan.
"Ini ada dakwaan seperti ini Pak, benar enggak, Bapak tahun 2012 sebagai orang kepercayaannya Muhammad Riza Chalid menyampaikan pesan dari Muhammad Riza Chalid agar Pertamina Persero menggunakan TBBM di Merak ke Pak Hanung?" tanya pengacara terdakwa, Aldres Napitupulu.
"Tidak pernah Pak," jawab Irawan tegas.
Irawan juga membantah pernah menawarkan atau menyampaikan informasi terkait rencana pengambilalihan terminal BBM PT OTM kepada Hanung.
Bantahan itu disampaikan Irawan setelah Aldres membacakan surat dakwaan yang menyebut Irawan bertemu Hanung pada Maret 2013. Aldres mengonfirmasi pertemuan itu membahas TBBM PT OTM yang ditawarkan kepada Pertamina.
"Ada lagi di dakwaan, di halaman 29 nih Pak, katanya di bulan Maret 2013 Bapak ketemu lagi sama Pak Hanung nih, menyampaikan informasi ada TBBM ya, milik Oil Tangki Merak yang akan dijual lalu Bapak menyatakan tangki merak akan mengambil alih dan menawarkan ke Persero, Pertamina Persero yang direspons Pak Hanung supaya Pak Irawan masukan surat penawaranya?" tanya Aldres.
"Tidak ada, tidak pernah," jawabnya.
Baca Juga: Kejagung Ajukan Banding Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Irawan juga membantah pernah mendesak Hanung untuk mempercepat atau mengupayakan penyewaan terminal BBM milik OTM.
“Enggak pernah,” ucapnya.
Terkait pertemuan-pertemuan yang disebut dalam dakwaan, Irawan mengakui pernah bertemu Hanung.
Namun, pertemuan itu dalam konteks silaturahmi atau pertemuan biasa. Hanungmenegaskan tidak ada pembahasan mengenai kerja sama terminal BBM dalam pertemuan itu.
“Silaturahmi Pak,” katanya.
Ia juga menyatakan tidak pernah berkomunikasi dengan pihak lain terkait penggunaan fasilitas TBBM Merak maupun persoalan pembayaran oleh Pertamina.
Berita Terkait
-
Apakah Kapal Tanker Indonesia Boleh Melewati Selat Hormuz? Cek Info Terkini
-
Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap
-
Pertamina Patra Niaga Jaga Energi dengan Dukungan Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global
-
Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara
-
Isu BBM Naik Per 1 April 2026, Begini Cara Cek Harga Resmi Pertamina Biar Gak Kena Hoaks
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api
-
Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!
-
Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!
-
Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?
-
Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas
-
Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis
-
Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat