- Steve Bannon mendesak DHS AS mendeportasi Yair Netanyahu ke Israel agar ikut bertempur melawan Iran.
- Bannon menyoroti gaya hidup Yair di Miami, mengkritik pejabat elite yang tidak bertugas saat perang.
- Bannon juga mengusulkan strategi perebutan Pulau Kharg dengan melibatkan kekuatan negara-negara Arab.
Anak Trump juga
Menariknya, fenomena menargetkan "anak pemimpin" ini tidak hanya berhenti pada keluarga Netanyahu.
Pada akhir Februari lalu, laman daring satir, DraftBarronTrump.com, muncul ke publik.
Laman tersebut memuat kutipan-kutipan palsu dari keluarga Trump yang seolah-olah memuji keberanian Barron Trump, putra bungsu Donald Trump yang kini berusia 19 tahun, dan menyerukan agar ia mendaftar militer untuk melawan Iran.
Rencana Strategis di Pulau Kharg dan Sentilan untuk Pangeran Arab
Selain menyerang Yair Netanyahu, Steve Bannon juga memaparkan visi strategisnya mengenai bagaimana Amerika Serikat dan sekutunya harus menghadapi Iran.
Ia menyatakan dukungan kuat untuk bekerja sama dengan negara-negara Arab dalam upaya merebut Pulau Kharg, sebuah titik vital bagi ekonomi Iran.
"Mari kita libatkan orang-orang Arab. Saya ingin orang Arab. Saya ingin UEA, [Mohammed bin Zayed Al Nahyan], yang merupakan yang terbaik yang mereka miliki di sana. Dan dia memiliki tentara sungguhan, tidak besar, tetapi mereka benar-benar tahu cara bertempur. Pulau Kharg. Itulah tujuan Anda. Majulah," kata Bannon memaparkan strateginya.
Pulau Kharg, yang terletak di Teluk Persia, merupakan hub utama ekspor minyak Iran. Sekitar 90 persen minyak mentah Iran dikirim melalui pulau ini, dengan China sebagai tujuan utama.
Baca Juga: Zulhas di Rakernas PAN: AS-Israel Serang Iran 'Biadab' dan di Luar Batas Kemanusiaan
Baru-baru ini, diskusi di dalam pemerintahan AS mulai mempertimbangkan apakah menduduki pulau tersebut diperlukan untuk memaksa Iran berhenti memblokade lalu lintas kapal di Selat Hormuz.
Bannon tidak hanya menyasar para pemimpin politik, tetapi juga keluarga kerajaan dari negara-negara Teluk yang menurutnya harus lebih berkontribusi secara fisik dalam menjaga keamanan wilayah mereka sendiri.
"Dan masukkan juga beberapa pangeran Qatar. Masukkan juga pangeran-pangeran Saudi ke sana. Keluarkan mereka dari London, keluarkan mereka dari kasino dan rumah bordil di London. Dan pulangkan mereka ke Teluk," tambah Bannon dalam sindiran pedasnya terhadap gaya hidup mewah para bangsawan Arab di Eropa.
Tag
Berita Terkait
-
Zulhas di Rakernas PAN: AS-Israel Serang Iran 'Biadab' dan di Luar Batas Kemanusiaan
-
Apa itu Demo "No Kings" di Amerika? Gerakan Massal Warga Turunkan Donald Trump
-
Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah
-
Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'
-
Siap-siap Rakyat Indonesia Bisa Ikut Merana Jika Amerika Invasi Iran
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno
-
Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan
-
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara
-
Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi
-
LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum
-
Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas
-
Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi
-
Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz