-
Donald Trump kecewa berat pada Israel karena menyerang pabrik air sipil milik Iran.
-
Presiden AS berencana menarik seluruh pasukan militer dari Iran dalam waktu tiga minggu.
-
Trump mengeklaim misi nuklir selesai dan rezim Iran telah berganti menjadi lebih moderat.
Di sisi lain, militer Amerika Serikat juga harus membayar mahal keterlibatan mereka dalam konflik terbuka ini.
Laporan resmi Pentagon mencatat setidaknya ada 13 tentara Amerika yang gugur sejak awal pecahnya peperangan.
Dampak dari ketidakstabilan ini langsung terasa pada sektor ekonomi dunia melalui lonjakan harga energi global.
Aktivitas navigasi kapal tanker di Selat Hormuz menjadi sangat terganggu dan memicu kekhawatiran krisis pasokan minyak.
Prancis dan negara-negara lain kini dipaksa untuk mempertimbangkan langkah mandiri guna mengamankan jalur logistik energi mereka.
Di tengah situasi yang masih panas, Presiden Donald Trump justru memberikan pernyataan mengejutkan mengenai masa depan pasukan.
"Yang harus saya lakukan hanya meninggalkan Iran, dan kami akan segera melakukannya," kata Trump kepada wartawan pada Selasa (31/3).
Beliau memproyeksikan bahwa kehadiran militer Amerika Serikat di tanah Iran akan segera berakhir dalam hitungan hari.
"Kami akan segera pergi," katanya, seraya menambahkan hal itu akan terjadi dalam "mungkin dua minggu, mungkin tiga minggu."
Baca Juga: Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi
Trump merasa tanggung jawab pengamanan jalur maritim internasional bukan lagi menjadi beban utama dari pemerintahannya saat ini.
Eksistensi keamanan di jalur Selat Hormuz diharapkan bisa dikelola secara kolektif oleh negara-negara yang berkepentingan langsung.
"Jika Prancis atau negara lain ingin mendapatkan minyak atau gas, mereka akan melalui Selat (Hormuz). Mereka akan mampu membela diri sendiri. Saya pikir itu akan sangat aman, tetapi kami tak ada hubungannya dengan itu," katanya.
Trump menegaskan bahwa misi utamanya untuk menjegal kepemilikan senjata nuklir oleh Iran sudah tuntas dilakukan.
"Mereka tak akan memiliki senjata nuklir. Dan tujuan itu telah tercapai," katanya.
Kekuatan tempur Iran diklaim telah merosot tajam akibat kehancuran infrastruktur pertahanan yang terjadi selama masa konflik.
Bahkan, Trump memprediksi bahwa Iran membutuhkan waktu hingga dua dekade untuk bisa memulihkan kembali taring militernya.
"Jika mereka datang ke meja perundingan, itu bagus. Tetapi tak masalah mereka datang atau tidak, kami telah membuat mereka mundur," ujarnya.
Narasi kemenangan ini semakin diperkuat dengan klaim terjadinya pergeseran kepemimpinan nasional di Teheran secara fundamental.
Kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei disebut sebagai titik balik lahirnya tatanan pemerintahan baru yang berbeda.
"Kami telah menjatuhkan satu rezim, lalu menjatuhkan rezim kedua. Sekarang ada kelompok yang sangat berbeda," katanya.
Trump meyakini bahwa suksesi kepemimpinan saat ini akan membawa arah politik Iran ke jalur yang lebih moderat.
"Menurut saya, mereka jauh lebih moderat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal
-
Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional
-
Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C
-
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal
-
5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026