- Habib Rizieq Shihab menyerukan umat Islam Indonesia bersatu membela Palestina dan Iran dari serangan Amerika Serikat serta Israel.
- Ia menyoroti pembatasan akses ibadah di Masjid Al-Aqsha serta menderita akibat perang yang dialami warga di wilayah konflik.
- Umat diajak menghentikan debat sektarian dan meningkatkan solidaritas melalui dukungan spiritual seperti qunut nazilah serta bantuan dana kemanusiaan.
Suara.com - Habib Rizieq Shihab, Imam Besar Front Persaudaraan Islam atau FPI, menyampaikan pesan mendalam terkait perang yang dilancarkan Amerika Serikat serta Israel terhadap Republik Islam Iran.
Dalam ceramah terbarunya di Markaz Syariah Petamburan, Jakarta, tokoh sentral FPI ini mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk memperkuat barisan dan.
Dia menegaskan, umat Islam di Indonesia jangan membiarkan perbedaan internal memecah belah kekuatan kolektif dalam membela kemanusiaan, khususnya di Iran dan Palestina.
Habib Rizieq mengingatkan, kenyamanan yang dirasakan masyarakat di Tanah Air saat ini tidak boleh membuat umat terlena dan melupakan penderitaan saudara seagama di belahan dunia lain.
Menurutnya, kepedulian terhadap kondisi Muslim di negara-negara yang terdampak konflik adalah bagian dari mandat iman yang tidak bisa ditawar.
“Kita sekarang di Indonesia bisa berkumpul dan makan enak. Kita beribadah juga bisa tenang. Tapi jangan lupa, saudara-saudara kita di Palestina, Iran, Suriah, dan Yaman sedang menderita akibat perang dengan Israel serta AS," kata Habib Rizieq, dikutip hari Rabu (1/4/2026).
Sorotan Tajam Terhadap Kondisi Masjid Al-Aqsha
Salah satu poin krusial yang diangkat oleh Habib Rizieq adalah situasi terkini di Yerusalem, khususnya mengenai pembatasan akses ke Masjid Al-Aqsha.
Ia menyebut, penutupan situs suci tersebut telah berlangsung selama berminggu-minggu, yang secara langsung mencederai hak beribadah umat Islam.
Baca Juga: 'Hilal' Perang Iran Berakhir Sudah Terlihat
Kondisi sulit tersebut digambarkannya dengan sangat detail, berdasarkan laporan-laporan terkini dari medan konflik.
Ketegangan di kawasan tersebut memang terus meningkat, dan Al-Aqsha selalu menjadi titik api yang memicu kemarahan umat Islam di seluruh dunia jika aksesnya diganggu.
“Tak hanya itu, umat Islam Palestina terpaksa salat di jalanan sekitar Al Aqsha dan itu pun dibubarkan Israel," kata Rizieq.
Seruan Penghentian Debat Sektarian
Bagian paling mencolok dari ceramah Habib Rizieq kali ini adalah, seruannya untuk menghentikan perdebatan mengenai perbedaan mazhab atau kelompok di internal umat Islam.
Di tengah krisis global yang semakin meruncing, ia menilai bahwa membahas perbedaan teologis atau label kelompok hanya akan melemahkan posisi umat Islam di mata dunia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
-
Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026
-
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia