- Pemkot Yogyakarta memberlakukan pembatasan kuota BBM kendaraan dinas mulai pekan depan untuk mendukung efektivitas kebijakan kerja dari rumah.
- Kebijakan ini diproyeksikan mampu menghemat anggaran belanja BBM daerah dari Rp10,7 miliar menjadi Rp6 miliar per tahun.
- Pemkab Sleman tetap mewajibkan ASN bekerja di kantor guna menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal bagi masyarakat.
Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan memberlakukan sistem plafonisasi atau pembatasan kuota BBM bagi kendaraan dinas mulai pekan depan. Hal ini untuk semakin mengefektifkan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sesuai arahan Mendagri.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkap bahwa jatah bensin bagi mobil dan sepeda motor dinas yang digunakan oleh ASN Pemkot Yogyakarta akan dibatasi.
"Surat keputusan bahwa ada plafonisasi untuk mobil kita beri 5 liter per hari, untuk sepeda motor 1 liter per hari, untuk empat hari," kata Hasto kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).
Hasto menekankan bahwa jatah tersebut merupakan batas maksimal yang diberikan selama hari kerja. Sehingga para pegawai yang menggunakan kendaraan dinas harus menyesuaikan pengeluaran BBM mereka dengan plafon yang telah ditetapkan.
"Mulai minggu depan, Senin sudah kita plafon," imbuhnya.
Langkah ini diprediksi mampu menghemat anggaran daerah dalam jumlah yang signifikan. Berdasarkan hitungan kasar, Hasto memproyeksikan belanja BBM yang semula mencapai Rp10,7 miliar per tahun dapat ditekan hingga menjadi Rp6 miliar per tahun.
Tidak hanya membatasi konsumsi harian, Wali Kota turut berencana melakukan efisiensi besar-besaran terhadap jumlah kendaraan operasional.
Ia telah menginstruksikan jajarannya untuk mulai menginventarisasi mobil-mobil dinas yang dianggap sudah tidak produktif atau berusia tua. Rencananya kendaraan itu diharapkan untuk segera dilelang guna mengurangi beban biaya perawatan dan pemborosan energi.
"Mengurangi jumlah mobil dinas yang sudah tua-tua lebih baik dilelang. Mobil-mobil itu dilelang karena kalau jalan ya boros, kemudian juga mudah rusak," tuturnya.
Baca Juga: Daftar ASN yang Tidak Bisa WFH Tiap Hari Jumat, Ini Jabatan yang Dikecualikan Kemendagri
Selain aspek kebijakan formal, Pemkot Yogyakarta turut menginisiasi gerakan moral bagi para pegawai ASN untuk beralih ke transportasi ramah lingkungan.
"Kami mengadakan gerakan moral untuk memakai kendaraan yang tidak berbensin ya tapi sifatnya gerakan moral, tidak hanya satu hari kalau saya gerakannya ya sebanyak mungkin hari gitu," tandasnya.
Pemkab Sleman Tetap WFO
Sementara itu Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyatakan bahwa penerapan WFH di tingkat kabupaten justru dinilai kurang efektif dalam menjaga kualitas pelayanan publik.
Oleh sebab itu, Pemkab Sleman memastikan bahwa para ASN tetap masuk seperti biasa.
"Itu perintah saya hormati tetapi berkaitan dengan WFH itu kalau di wilayah kabupaten, khususnya di Sleman itu, nggak bisa optimal. Sehingga saya tetap melayani masyarakat seperti biasa," kata Harda kepada awak media, Rabu (1/4/2026).
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?