- Dua pemuda bernama Agustinus dan Yakub menjadi korban luka bakar akibat ledakan SPBE di Cimuning, Bekasi, pada Rabu malam.
- Motor korban mogok di dekat lokasi saat melintas, sehingga mereka terlambat menghindar ketika ledakan terjadi secara tiba-tiba.
- Korban kini menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi setelah sempat dirujuk dari RS Satria Medika karena fasilitas terbatas.
Suara.com - Dua pemuda menjadi korban kebakaran SPBE di Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, setelah motor yang mereka tumpangi tiba-tiba mogok di tengah kepulan asap sebelum akhirnya terjadi ledakan.
Kakak korban, Lea Noviana, mengatakan kedua adiknya, Agustinus Wijaya Mahmud dan Yakub Mahmud, hanya melintas di lokasi saat kejadian terjadi.
“Mereka cuma melintas doang, pas lagi lewat naik motor. Jadi mau arah pulang ke rumah, memang lewat daerah situ berdua,” kata Lea saat ditemui di RSUD Kota Bekasi, Kamis (2/4/2026).
Menurut keterangan ibu korban, Atati Mahmud, sebelum ledakan terjadi sempat terlihat kepulan asap di sekitar lokasi.
“Kayak ada asap gitu. Dia sempat nerobos, disuruh setop (sama warga sekitar),” ujarnya.
Saat itu, motor yang dikendarai korban tiba-tiba mati. Korban kemudian berusaha mendorong kendaraannya menjauh dari lokasi. Namun nahas, hanya dalam hitungan detik, ledakan terjadi.
“Pas motornya mati, langsung didorong sama dia. Sekitar 5 detik deh, langsung meledak, nyambar ke dia. Cepat banget,” tutur Atati.
Kedua korban sempat dilarikan ke RS Satria Medika, Mustika Jaya, Bekasi, pada Rabu malam. Namun karena keterbatasan fasilitas, keduanya kemudian dirujuk ke RSUD Kota Bekasi pada Kamis pagi.
“Semalam dibawa ke RS Satria Medika. Cuma di sana enggak memadai peralatan, enggak ada dokternya juga. Jadi baru kita rujuk ke sini,” jelasnya.
Baca Juga: 'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning
Berdasarkan keterangan keluarga, kondisi kedua korban mengalami luka bakar cukup serius.
“Luka abangnya lumayan, di muka sama di kaki, sama di siku sedikit. Yang parah adiknya, katanya sampai ke punggung,” ujar Lea.
Diketahui, kebakaran SPBE di Cimuning terjadi pada Rabu (1/4/2026) malam. Peristiwa itu menyebabkan belasan orang mengalami luka bakar akibat ledakan yang terjadi di lokasi pengisian gas elpiji.
Tag
Berita Terkait
-
Dianggap Serba Bisa, Viral Damkar Tuban Diminta Siram Ladang Jagung
-
'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning
-
Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian
-
Tak Ada Korban Jiwa dari Kebakaran SPBE Cimuning, Tapi Ada Korban Luka Bakar 90 Persen
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket
-
Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Semapat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan
-
TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam