- Dua korban mengalami luka bakar serius akibat ledakan SPBE di Cimuning, Bekasi, pada Rabu malam, 1 April 2026.
- Keluarga korban menyatakan hingga kini masih menanggung biaya pengobatan sendiri karena belum ada kepastian bantuan pihak terkait.
- Pertamina berkomitmen menanggung penuh seluruh biaya medis korban dan perbaikan rumah warga setelah melakukan pendataan bersama pemerintah setempat.
Suara.com - Keluarga korban kebakaran SPBE di Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, mengaku hingga kini masih mengurus keperluan penanganan medis dan menanggung biaya pengobatan secara mandiri, belum ada kepastian bantuan dari pihak terkait.
Kakak korban, Lea Noviana, mengatakan hingga saat ini belum ada pihak yang memberikan kepastian terkait bantuan pembiayaan, termasuk dari pihak Pertamina.
“Sejauh ini sih kita masih biaya sendiri,” ujar Lea ditemui di RSUD Kota Bekasi, Kamis (2/4/2026).
Hal serupa juga disampaikan ibu korban, Atati Mahmud. Ia mengaku memang sudah didatangi pihak kepolisian, namun belum ada pembahasan terkait penanganan biaya medis.
“Cuma waktu di rumah sakit saya dari Polres sudah datang. Tapi soal pembiayaan belum ada. Nomor HP saya sudah dicatat, nanti dihubungi,” katanya.
Setidaknya dua snggota keluarga Lea dan Atati telah menjadi korban ledakan gas elpiji tersebut. Dari penuturan Lea, kedua adiknya turut terkena dampak ledakan saat sedang melintas dekat SPBE menggunakan motor.
Sebelumnya, kedua korban sempat dirawat di RS Satria Medika, Mustika Jaya, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kota Bekasi karena keterbatasan fasilitas.
Kedua korban alami luka bakar cukup serius diberbagai area tubuh, seperti wajah, lengan, kaki, serta punggung.
Diketahui, kebakaran SPBE di Cimuning terjadi pada Rabu (1/4/2026) malam dan menyebabkan sejumlah warga mengalami luka bakar akibat ledakan.
Baca Juga: Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian
Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan bertanggung jawab secara penuh atas dampak yang ditimbulkan akibat ledakan hingga kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar).
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional JBB Susanto August Satria menyampaikan, SPBE yang mengalami ledakan itu, milik swasta sekaligus mitra Pertamina Patra Niaga.
Ia juga memastikan penanganan seluruh korban luka akan ditanggung oleh Pertamina.
"Kepada warga yang terdampak, korban yang terdampak maksudnya, kita akan lakukan bahwa penanganan medisnya yang terbaik," ucap Susanto.
Pihaknya juga memastikan bertanggung jawab atas kerusakan rumah warga sekitar lokasi kejadian yang ikut terdampak. Namun, proses tersebut akan dilakukan setelah pendataan bersama pemerintah setempat.
Berita Terkait
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian
-
Tak Ada Korban Jiwa dari Kebakaran SPBE Cimuning, Tapi Ada Korban Luka Bakar 90 Persen
-
KPK Bakal Panggil Ono Surono Usai Penggeledahan Rumah Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi
-
Prabowo Bangga pada Sugianto, PMI Penyelamat 7 Lansia dari Kebakaran di Korea Selatan
-
Kebakaran Hebat Landa SPBE Cimuning Bekasi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
Terkini
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian
-
Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?
-
Praka Farizal Naik Pangkat Anumerta Jadi Kopda, Negara Siapkan Pemakaman Militer di TMP Giripeni
-
Gagal Turunkan Rezim Iran, Trump Kini Salahkan Sekutu dan Ancam Keluar dari NATO
-
Anak 12 Tahun Direkrut Jadi Tentara Iran Hadapi Perang Timur Tengah
-
Tak Ada Korban Jiwa dari Kebakaran SPBE Cimuning, Tapi Ada Korban Luka Bakar 90 Persen
-
Data Lapangan Bongkar Klaim Bohong Trump, Iran Masih Kuat: Kirim 6.770 Rudal ke Israel-Sekutu AS
-
DPR Kecam UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina, Disebut Langkah Menuju Genosida
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka