- Kebakaran SPBE Cimuning di Kota Bekasi pada Rabu malam menyebabkan belasan karyawan dan warga sekitar mengalami luka bakar.
- Satu keluarga di kontrakan dan beberapa korban lainnya mengalami luka bakar serius dengan tingkat keparahan mencapai 90 persen.
- Pemkot Bekasi menjamin seluruh biaya pengobatan korban melalui kerja sama BPJS dan layanan kesehatan daerah bagi masyarakat.
Suara.com - Pemerintah Kota Bekasi memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4/2026) malam.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe menyebutkan terdapat belasan orang yang menjadi korban dalam musibah tersebut.
"Dampak yang ada di sekitar sini, tentunya rumah warga beberapa yang terdampak. Korban kurang lebih hampir 14 orang ya," ujar Harris di lokasi, Kamis (2/4/2026).
Korban dilaporkan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari karyawan perusahaan hingga warga yang sedang melintas di lokasi.
Bahkan, terdapat satu keluarga yang menghuni rumah kontrakan turut menjadi korban keganasan api.
"Ada empat orang itu di dalam rumah. Itu yang terkena luka bakarnya di atas 70 persen," terang Harris.
Di luar itu, ada juga korban yang mengalami luka bakar sangat serius hingga harus dirujuk ke Jakarta.
"Luka bakar sekitar, ada yang 90 persen," ungkap Harris.
Pemkot Bekasi menjamin tidak akan ada warga yang kesulitan biaya pengobatan karena semuanya akan dijamin oleh pemerintah.
Baca Juga: Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik
Mereka telah menyiapkan skema pembiayaan melalui kerja sama dengan BPJS maupun layanan kesehatan daerah.
"Kami dengan BPJS kerja sama. Kalau yang memang tidak punya BPJS, kami punya layanan kesehatan masyarakat dan itu kami akan layani," jelas Harris lagi.
Langkah cepat juga diambil dengan mengirimkan korban yang kritis ke rumah sakit dengan fasilitas yang lebih lengkap.
"Yang luka bakar besar, kami segera kirim ke rumah sakit tipe A agar mendapat penanganan yang baik," pungkas Harris.
Berita Terkait
-
KPK Bakal Panggil Ono Surono Usai Penggeledahan Rumah Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi
-
Prabowo Bangga pada Sugianto, PMI Penyelamat 7 Lansia dari Kebakaran di Korea Selatan
-
Kebakaran Hebat Landa SPBE Cimuning Bekasi
-
Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
Terkini
-
BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya
-
Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini
-
Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade
-
'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian
-
Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?
-
Praka Farizal Naik Pangkat Anumerta Jadi Kopda, Negara Siapkan Pemakaman Militer di TMP Giripeni
-
Gagal Turunkan Rezim Iran, Trump Kini Salahkan Sekutu dan Ancam Keluar dari NATO