- BMKG memperingatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di wilayah Jabodetabek pada Kamis, 2 April 2026 sore.
- Cuaca buruk melanda Kabupaten Bogor, Depok, Tangerang, hingga seluruh wilayah DKI Jakarta sejak pukul 16.25 hingga 18.30 WIB.
- Masyarakat diimbau waspada terhadap genangan air dan menghindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame saat beraktivitas.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini mengenai potensi cuaca buruk yang mengintai wilayah Jabodetabek pada Kamis (2/4/2026) sore ini.
Berdasarkan pantauan radar cuaca, awan mendung tebal mulai menyelimuti sejumlah titik di kawasan penyangga ibu kota dengan potensi curah hujan yang signifikan.
Fenomena alam ini diprediksi tidak hanya membawa air, tetapi juga dibarengi dengan kemunculan kilat serta embusan angin kencang.
"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada pukul 16.25," tulis prakirawan BMKG Pusat dalam laman resmi mereka.
Wilayah Kabupaten Bogor menjadi salah satu zona utama yang terdampak, mulai dari Cibinong, Sukaraja, hingga merambah ke kawasan Sukamakmur.
Selain itu, warga di Kota Depok seperti di Cimanggis dan Sawangan juga diminta bersiap menghadapi guyuran hujan yang diprediksi turun dengan lebat.
BMKG memberikan catatan penting bahwa kondisi ini tidak hanya menetap di satu titik, melainkan berisiko meluas ke area sekitarnya secara cepat.
Seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta, mulai dari Jakarta Pusat, Utara, Barat, Selatan, hingga Timur diprediksi akan segera menyusul dalam zona terdampak.
Kawasan Tangerang Raya juga masuk dalam daftar pemantauan ketat karena hujan diperkirakan bakal mengguyur wilayah Serpong hingga Balaraja.
Baca Juga: BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya
Hujan dengan intensitas tinggi tersebut diprediksi akan berlangsung selama beberapa jam ke depan, dan berpotensi menghambat mobilitas warga yang pulang bekerja.
"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 18:30 WIB," tambah Prakirawan BMKG dalam keterangan tertulisnya.
Masyarakat yang sedang beraktivitas di jalan raya diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Warga di kawasan pemukiman padat penduduk juga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi genangan air yang mungkin muncul akibat curah hujan intens.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Huawei Pura 90s Pro Series Siap Tantang Flagship dengan Kamera 200MP, AI hingga 5G
-
Ramalan Zodiak 20 Agustus 2026: Zodiak Mana yang Paling Mujur Urusan Cinta Hari Ini?
-
20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
-
3 Manfaat Tranexamic Acid untuk Melasma dan Flek Hitam, Benar Efektif?
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Pekanbaru Kabut Asap, Wilayah Lain Didominasi Berawan
-
Potong Jalur Birokrasi: Bandar Lampung Minta Dana Pajak Rokok Tak Lagi Mampir di Provinsi
-
Aksi Berani Bocah Madiun Pasang Badan Selamatkan Ibu dari Tikaman Ayah
-
4 Serum Korea yang Ampuh Atasi Pori Besar, Kulit Kendur, dan Kontrol Minyak
-
Info Cuaca Kamis: Langit Indonesia Didominasi Awan Tebal, Waspada Dampak Bibit Siklon 95W
-
Purbaya Jamin Tambah Anggaran Korban Bencana Gempa NTT, Tinggal Tunggu Arahan Prabowo