- Jemaat Katolik di Katedral Jakarta memperingati Jumat Agung dengan rangkaian ibadah dan drama musik Jalan Salib pada 3 April 2026.
- Gereja menyelenggarakan tiga sesi ibadah Jumat Agung yang dipimpin oleh romo serta menyediakan layanan ibadah secara hybrid bagi jemaat.
- Pihak Katedral menyediakan lima ribu kursi dan fasilitas parkir di sekitar area gereja serta Masjid Istiqlal bagi seluruh jemaat.
Suara.com - Rangkaian Tri Hari Suci pada hari kedua di Gereja Katedral Jakarta berlangsung khidmat. Jemaat Katolik mulai berdatangan sejak pagi, kendati ibadah sesi pertama dimulai Jumat siang.
Kehadiran jemaat di Katedral Jakarta sejak pagi untuk memperingati Sengsara dan Wafat Kristus melalui Jalan Salib pada pukul 08.30 WIB.
"Di mana Jalan Salib ini mewakili bagaimana kita merenung, diajak merenungkan sengsara dan wafat Kristus melalui sebuah drama musik tari yang dipersembahkan oleh Orang Muda Katolik Katedral Jakarta," kata Humas Gereja Katedral Jakarta Susyana Suwadie kepada wartawan di Katedral Jakarta, Jumat (3/4/2026).
Susyana mengatakan pendukung seluruh acara termasuk juga pemain dalam drama musik sekitar 145 orang. Adapun tema yang diambil pada hari ini, yakni 'Lux In Nihilo'.
'Ini merupakan bagaimana gambaran ajakan dari orang muda Katolik untuk mengajak kita semua untuk keluar dari krisis makna. Jadi mengajak perjalanan iman untuk keluar dari krisis makna, dari gelap menuju terang, dari ketiadaan menuju, dari kehampaan menuju ke sesuatu terang," tutur Susyana.
Sementara itu mengenai pelaksanana ibadah Jumat Agung, Katedral Jakarta menggelar tiga sesi, antara lain pukul 12.00 WIB, pukul 15.00 WIB, dan pukul 18.00 WIB.
"Di pukul 12.00 akan dipersembahkan oleh Romo Yusuf Edi Mulyono SY, kemudian di pukul 15.00 akan dipersembahkan oleh Romo Makarius Maharsano SY, dan nanti terakhir di pukul 18.00 akan dipersembahkan oleh Romo Yohanes Deodatus SY," ujar Susyana.
Susyana mengatakan ibadah Jumat Agung pada pukul 15.00 digelar secara hybrid, daring dan luring untuk memfasilitasi jemaat yang tidak bisa hadir, semisal jemaat lansia dan jemaat yang sedang sakit.
Bagi jemaat Katolik yang ingin ibadah langsung, Katedral Jakarta menyediakan 5.000 kursi yang ada di tenda. Sedangkan untuk kursi di dalam Gereja, diwajibkan melakukan registrasi.
Baca Juga: Misa Jumat Agung 2026 Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap di Gereja Seluruh Jakarta
"Untuk sisanya, Graha Pemuda lantai 4 dan juga di tenda dan juga Plaza Maria itu silakan datang tanpa registrasi," kata Susyana.
Sementara untuk titik parkir disediakan di sekitar Katedral Jakarta, termasuk di Masjid Istiqlal.
"Untuk titik parkir pada hari ini, berhubung hari ini merupakan hari libur juga, maka titik parkir bisa dilakukan di Masjid Istiqlal dan akan terhubung dengan melalui Terowongan Silaturahmi menuju ke Gereja Katedral. Kemudian juga di Sekolah Ursula, Kantor Pos, sekitar Lapangan Banteng, dan Bekang," ujar Susyana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi
-
Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
-
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit
-
Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran