- Laporan intelijen Amerika Serikat pada 2 April 2026 menyatakan kapasitas rudal dan drone Iran masih tetap signifikan.
- Sekitar separuh peluncur rudal serta ribuan drone Iran dilaporkan utuh berkat penyimpanan di jaringan terowongan bawah tanah.
- Temuan ini membantah klaim Presiden Donald Trump yang sebelumnya menyebut kekuatan militer Iran telah hancur lebur sepenuhnya.
Suara.com - Penilaian intelijen terbaru dari Amerika Serikat (AS) menyajikan gambaran yang sangat kontras dengan klaim Presiden Donald Trump mengenai kekuatan militer Iran.
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa Iran masih mempertahankan kapasitas peluncuran rudal yang sangat signifikan, meskipun telah menjadi target serangan udara masif AS dan Israel selama lima minggu terakhir.
Menurut tiga sumber yang mengetahui laporan rahasia tersebut, sekitar separuh dari total peluncur rudal Iran dilaporkan masih utuh dan operasional.
Lebih mengkhawatirkan lagi, ribuan drone kamikaze atau pesawat nirawak bunuh diri juga masih tersimpan dengan aman di gudang senjata Teheran, siap untuk dikerahkan kapan saja.
Seorang sumber intelijen bahkan memberikan peringatan keras mengenai potensi ancaman yang masih sangat nyata dari Iran.
"Mereka masih sangat siap untuk menciptakan kekacauan total di seluruh kawasan," ujarnya, sebagaimana dilansir CNN, Kamis (2/4/2026).
Laporan tersebut merinci bahwa sekitar 50 persen dari total kemampuan drone Iran masih tersedia.
Selain itu, sebagian besar armada rudal jelajah pertahanan pesisir Iran juga sama sekali tidak tersentuh.
Hal ini disebabkan karena kampanye serangan udara AS tidak memprioritaskan aset-aset militer di pesisir, yang justru menjadi kunci bagi Iran untuk mengancam jalur pelayaran vital di Selat Hormuz.
Baca Juga: Trump Pecat Jaksa Agung Pam Bondi, Buntut Skandal Epstein dan Gagal Jerat Lawan Politik
Faktor lain yang membuat kekuatan rudal Iran tetap bertahan adalah strategi mereka dalam menyembunyikan banyak peluncur di dalam jaringan terowongan dan gua bawah tanah yang sangat luas, sehingga sulit untuk dideteksi dan dihancurkan.
Temuan intelijen ini secara langsung membantah klaim optimistis yang sebelumnya disampaikan oleh Presiden Donald Trump.
Dalam sebuah pidato pada Rabu (1/4/2026) malam, Trump dengan percaya diri menyatakan bahwa kekuatan militer Iran telah hancur lebur.
"Kemampuan Iran untuk meluncurkan rudal dan drone telah berkurang drastis, dan pabrik senjata serta peluncur roket mereka telah hancur berkeping-keping, hanya sedikit yang tersisa," tegas Donald Trump.
Berita Terkait
-
Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran
-
Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah
-
Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif
-
Radar THAAD Senilai Rp2 Triliun Hancur Total Diserang Iran Bikin Hubungan AS dan NATO Kini Memanas
-
Iran Tembak Jatuh Jet F-35 Milik Amerika Serikat di Wilayah Teheran Hari Ini
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius
-
Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?
-
Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam
-
Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang
-
Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba
-
Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi