- Seorang petugas Damkar DKI Jakarta menjadi korban pembegalan oleh sekelompok orang di kawasan Cideng, Jakarta Pusat, Kamis dini hari.
- Korban mengalami luka fisik serta kehilangan barang pribadi akibat tindak kekerasan yang dilakukan oleh komplotan pelaku saat kejadian.
- Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta menjenguk korban yang kini telah pulih dan mendesak kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut.
Suara.com - Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta Bayu Meghantara, menjenguk anak buahnya yang menjadi korban pembegalan pada Selasa (7/4/2026).
Petugas yang sehari-hari berdinas di Sektor Johar Baru tersebut mengalami nasib malang saat sedang dalam perjalanan pulang.
"Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa petugas tersebut, serta memberikan dukungan moral selama masa pemulihan," ujar Bayu, dalam unggahan akun resmi instansi.
Aksi kriminalitas jalanan ini terjadi di wilayah Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (2/4/2026) dini hari.
Kala itu, jarum jam menunjukkan sekitar pukul 03.00 WIB ketika korban tengah melintasi kawasan yang mulai sepi dari hiruk-pikuk kendaraan.
Sekelompok orang yang mengendarai beberapa sepeda motor tiba-tiba memepet dan mengadang laju kendaraan petugas tersebut secara mendadak.
Para pelaku nekat melakukan tindakan kekerasan secara beringas hingga mengakibatkan korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya.
Selain menderita luka fisik, petugas Damkar berinisial BM itu juga harus merelakan barang pribadinya raib dibawa lari oleh komplotan begal.
Meskipun sempat mengalami insiden yang mencekam, kondisi kesehatan petugas tersebut kini dilaporkan telah membaik.
Baca Juga: Brutal! Petugas Damkar Dibegal di Gambir: Kepala Dihantam Batu, Motor dan HP Dirampas
Bayu memastikan bahwa anggotanya kini sudah bisa kembali beraktivitas dan menjalankan tugas seperti sedia kala.
Kendati demikian, ia tetap meminta kasus pembegalan terhadap petugas Damkar segera diusut tuntas oleh pihak kepolisian.
"Kami berharap peristiwa ini dapat segera diproses dan ditindaklanjuti sesuai prosedur oleh pihak berwajib, serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan," tegas Bayu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo