- Petugas Damkar berinisial BM dibegal enam orang tak dikenal di kawasan Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis dini hari.
- Korban mengalami luka parah akibat penganiayaan dan kehilangan sepeda motor, ponsel, serta uang tunai saat kejadian berlangsung.
- Gubernur Pramono Anung mendesak aparat menindak tegas pelaku, sementara Polres Metro Jakarta Pusat sedang melakukan proses penyelidikan intensif.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan respons tegas terkait aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.
Insiden tersebut menimpa seorang lelaki berinisial BM saat melintasi Jalan KH Hasyim Ashari menuju arah Harmoni pada Kamis (2/4/2026) dini hari.
Peristiwa bermula saat kendaraan korban dipepet oleh kawanan pelaku yang berjumlah enam orang dengan menggunakan tiga sepeda motor.
Para pelaku kemudian menendang motor korban hingga petugas Damkar tersebut tersungkur jatuh di atas aspal.
Meski korban sempat berupaya melarikan diri untuk menyelamatkan nyawa, para begal justru mengejar dan menabrak tubuh korban menggunakan sepeda motor.
Puncak aksi keji terjadi saat pelaku menghantam kepala korban menggunakan batu konblok hingga korban jatuh pingsan di lokasi kejadian.
Setelah melumpuhkan korban, para pelaku menggasak satu unit sepeda motor matik, dua buah ponsel, serta uang tunai ratusan ribu rupiah.
Korban dilaporkan mengalami luka parah pada bagian kepala serta memar di sekujur wajah dan tubuh akibat penganiayaan tersebut.
Mengetahui adanya peristiwa kekerasan yang menimpa petugas Damkar di Jakarta, Pramono Anung mendesak agar kasus kriminalitas yang meresahkan ini segera ditangani oleh aparat penegak hukum secara serius.
Baca Juga: Aturan WFH ASN Jakarta: Kamera Wajib Nyala, Dilarang Keluar Rumah
"Yang seperti ini tidak boleh terjadi, karena ini main hakim sendiri. Apa pun, negara kita adalah negara hukum," tegasnya di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Selasa (7/4/2026).
Sementara itu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat telah bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi komplotan tersebut.
Kepolisian menyebutkan bahwa para pelaku merupakan spesialis begal yang kerap beraksi di jalanan dan bukan merupakan kelompok geng motor.
Berita Terkait
-
Aturan WFH ASN Jakarta: Kamera Wajib Nyala, Dilarang Keluar Rumah
-
Brutal! Petugas Damkar Dibegal di Gambir: Kepala Dihantam Batu, Motor dan HP Dirampas
-
Pramono Anung Masih Buru Aktor Utama Pengunggah Foto AI di JAKI
-
Sempat Diadang Warga Lenteng Agung, TNI AD: Itu Penertiban Aset Negara, Bukan Sengketa Lahan
-
Harga Produk di Jakarta Berangsur Naik Imbas Perang Iran, Pramono Anung: Inflasi Masih Terjaga
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 22 Agustus 2026: Ada Naga hingga Monyet
-
Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!
-
Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia
-
Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis