- Pemadaman listrik mendadak melanda wilayah Jakarta pada Kamis, 9 April 2026 sore saat jam pulang kantor berlangsung.
- Gangguan listrik menyebabkan aktivitas di pusat perbelanjaan, transportasi publik, dan gedung perkantoran mengalami hambatan operasional yang signifikan.
- PT MRT Jakarta mengonfirmasi bahwa kendala pasokan daya eksternal dari PLN menyebabkan pemadaman di sejumlah stasiun layang ibu kota.
Suara.com - Sejumlah wilayah di Jakarta dilaporkan mengalami pemadaman listrik secara mendadak pada Kamis (9/4/2026) sore. Kejadian ini berlangsung saat jam pulang kantor, yang mengakibatkan aktivitas warga di berbagai titik pusat ekonomi dan transportasi publik terganggu secara signifikan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pemadaman ini terjadi secara serentak di beberapa wilayah strategis ibu kota.
Keluhan masyarakat langsung membanjiri platform media sosial seperti X (sebelumnya Twitter), Threads, hingga Instagram.
Banyak netizen yang mengaku terkejut karena aliran listrik terputus tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.
Kondisi gelap gulita yang terjadi di tengah padatnya aktivitas sore hari membuat masyarakat mengeluhkan terganggunya pekerjaan hingga urusan rumah tangga.
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah banyaknya warga yang sempat mengira pemadaman ini merupakan bagian dari aksi lingkungan global.
Hal ini terlihat dari komentar salah satu pengguna media sosial yang merasa bingung dengan kondisi gelap yang tiba-tiba.
"Tetiba gelep, gue kira peringatan Hari Bumi, tapi baru awal April," tulis salah satu warga di kolom komentar unggahan viral.
Kekacauan tidak hanya terjadi di area pemukiman, tetapi juga merambah ke pusat perbelanjaan dan transportasi publik modern. Akun Instagram jktg0 melaporkan situasi di mana fasilitas publik ikut terdampak secara bersamaan.
Baca Juga: 10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes
"Siapa yang mati lampu juga?? Tadi lagi makan di mall, restonya mati lampu juga bersamaan sama MRT juga, ada apa Jakarta?," tulis akun tersebut menggambarkan situasi kepanikan warga di dalam mal.
Dampak pemadaman listrik ini juga dirasakan sangat berat oleh para pekerja kantoran yang berada di gedung-gedung pencakar langit.
Tanpa adanya pasokan listrik, lift di sejumlah gedung dilaporkan tidak berfungsi, memaksa karyawan turun menggunakan tangga darurat dari lantai yang sangat tinggi.
Akun riskas**** menceritakan pengalamannya terjebak dalam situasi tersebut. "Aku kira nasib banget turun tangga dari lt.23 ternyata ada yang lebih parah dari lantai 58 coyy wkwk.. semangat kitaaa," tulisnya.
Netizen lain pun menimpali dengan nada serupa, "Lah kirain daerah gue doang," tulisnya.
Sementara itu, PT MRT Jakarta (Perseroda) mengonfirmasi adanya gangguan operasional yang serius akibat insiden ini. Gangguan dilaporkan terjadi pada beberapa stasiun pada Kamis, 9 April 2026 mulai pukul 17.57 WIB.
Berita Terkait
-
10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes
-
Momen Manis Konser Ungu di Jogja: Beri Hadiah Bulan Madu untuk Fans dari Pasuruan
-
Jangan Anggap Remeh! Padel Bukan Olahraga Santai, Ini Kata dr Tirta Soal Risiko Blackout
-
Aura Kasih Akui Pernah Ditawari Pacaran Setingan, Nama Vokalis Band Ini "Jadi Tersangka"
-
Mataram Lumpuh Listrik! 33 Ribu Pelanggan PLN Terdampak Banjir, Ini Kondisi Terkini
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya