News / Metropolitan
Kamis, 09 April 2026 | 20:37 WIB
Ilustrasi: Mati lampu. (Shutterstock)
Baca 10 detik
  • Pemadaman listrik mendadak melanda wilayah Jakarta pada Kamis, 9 April 2026 sore saat jam pulang kantor berlangsung.
  • Gangguan listrik menyebabkan aktivitas di pusat perbelanjaan, transportasi publik, dan gedung perkantoran mengalami hambatan operasional yang signifikan.
  • PT MRT Jakarta mengonfirmasi bahwa kendala pasokan daya eksternal dari PLN menyebabkan pemadaman di sejumlah stasiun layang ibu kota.

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, menjelaskan bahwa kendala utama berasal dari pasokan daya eksternal.

Menurut Rendy, gangguan operasional itu disebabkan oleh kendala pasokan listrik dari sisi PLN (CSW) yang mengakibatkan sebagian fasilitas stasiun, seperti penerangan, elevator, eskalator, dan beberapa fasilitas lainnya mengalami gangguan.

Hal ini menyebabkan stasiun-stasiun layang atau elevated sempat mengalami kegelapan total.

"Seluruh stasiun elevated sempat mengalami kondisi blackout, namun saat ini telah berhasil dinormalkan kembali," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis.

Pihak MRT Jakarta menegaskan telah melakukan langkah-langkah mitigasi dan penormalan secepat mungkin untuk meminimalisir dampak bagi penumpang.

Koordinasi dengan pihak PLN terus dilakukan guna memastikan pasokan listrik kembali stabil dan tidak mengganggu jadwal perjalanan kereta.

"Saat ini, petugas di lapangan MRT terus memantau kondisi dan memastikan layanan tetap berjalan dengan baik. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan secara berkala," ujarnya.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya, keselamatan Pelanggan MRT Jakarta tetap menjadi prioritas kami," tambahnya.

Baca Juga: 10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

Load More