- Polisi menangkap tiga pria di Tanah Abang karena melakukan pemerasan dan ancaman terhadap pedagang pada 9 April 2026.
- Pelaku yang berinisial TDT, DA, dan OP memaksa meminta uang keamanan sambil mengintimidasi korban menggunakan senjata tajam.
- Hasil tes urine menunjukkan ketiga tersangka positif narkotika dan kini ditahan di Polsek Metro Tanah Abang untuk penyidikan.
Suara.com - Polisi meringkus tiga pria terkait aksi premanisme berupa pemerasan disertai ancaman terhadap pedagang di kawasan Jalan K.H. Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penangkapan ini dilakukan setelah aksi para pelaku terekam dalam video viral di media sosial.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo, menyatakan bahwa tindakan hukum ini merupakan respons atas keresahan masyarakat dan informasi mengenai aksi pemalakan di wilayah tersebut.
"Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat dan video viral terkait aksi pemalakan yang dilakukan para pelaku di kawasan tersebut," ujar Dhimas kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, insiden pemerasan terjadi pada Kamis malam (9/4/2026) sekitar pukul 23.40 WIB di sebuah warung kopi di bawah JPO Jalan Fachrudin.
Ketiga pelaku yang berinisial TDT (26), DA (36), dan OP (36) diduga meminta uang jatah keamanan kepada pedagang secara paksa.
"Para pelaku mendatangi pedagang dan meminta uang jatah keamanan sebesar Rp300.000. Tidak hanya meminta uang, mereka juga mengancam akan menusuk korban jika permintaannya tidak dituruti," ungkap Dhimas.
Selain laporan dari pedagang kopi, polisi menyebut aksi salah satu pelaku yang memecahkan mangkok milik pedagang bakso telah lebih dulu viral. Tindakan beringas tersebut dilakukan sebagai upaya intimidasi agar para pedagang menuruti permintaan mereka.
"Selain laporan dari pedagang bubur, aksi para pelaku ini sebelumnya sempat viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat para pelaku melakukan aksi premanisme dengan memecahkan mangkok milik seorang pedagang bakso untuk menakut-nakuti korbannya," imbuh Dhimas.
Dalam proses penangkapan, petugas menyita sejumlah senjata tajam yang digunakan pelaku untuk mengancam para korbannya.
Baca Juga: Iran Incar 17 Raksasa Teknologi AS, Pakar Sebut Konflik Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Global
Pihak kepolisian juga melakukan tes urine dan menemukan fakta bahwa ketiga pelaku tengah berada di bawah pengaruh narkotika.
"Kami juga melakukan tes urine terhadap ketiga pelaku dan hasilnya ketiganya positif mengandung metamfetamin atau sabu," beber Dhimas.
Kekinian ketiga tersangka telah ditahan di Polsek Metro Tanah Abang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi memastikan para pelaku akan dijerat dengan pasal terkait pemerasan dan penyalahgunaan narkotika.
"Kami sedang melengkapi berkas perkara, dan memastikan para pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Termasuk terkait penyalahgunaan narkotika yang mereka lakukan," pungkas Dhimas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan
-
Miris! 6 Bulan Melaut Bertaruh Nyawa, Awak Kapal Perikanan Cuma Digaji Rp500 Ribu
-
Benarkah Pertumbuhan Ekonomi Selalu Merusak Alam? Studi Baru Justru Menemukan Sebaliknya
-
DPR Beberkan Poin-poin Perubahan di RUU Polri: Ada Soal Aturan Polisi Bertugas di Luar Institusi
-
Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk
-
Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra
-
Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat
-
Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian