News / Nasional
Jum'at, 10 April 2026 | 19:25 WIB
Anggota DPR Ahmad Sahroni (tengah) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11/2025). [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom]
Baca 10 detik
  • Seorang wanita mengaku utusan KPK mencoba memeras Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, senilai Rp300 juta.
  • Ahmad Sahroni melakukan verifikasi ke KPK dan menjebak pelaku dengan bekerja sama bersama pihak Polda Metro Jaya.
  • Polda Metro Jaya menangkap empat anggota sindikat pemerasan tersebut setelah proses penyerahan uang di kediaman pelaku berhasil dilakukan.

Uang yang diminta oleh utusan gadungan tersebut akhirnya diserahkan sesuai dengan kesepakatan, namun dengan pengawasan ketat dari aparat kepolisian yang sudah bersiap melakukan penyergapan.

Proses penyerahan uang tersebut menjadi pintu masuk bagi kepolisian untuk melacak keberadaan jaringan ini.

Sahroni terlibat aktif dalam memberikan informasi mengenai lokasi dan waktu pertemuan yang diinginkan oleh para pelaku.

Strategi ini membuahkan hasil ketika polisi berhasil mengidentifikasi tempat persembunyian atau kediaman para pelaku yang terlibat dalam skema pemerasan ini.

"Saya kemudian bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan KPK untuk menangkap orang ini dengan memberikan uang tersebut di rumahnya,” katanya sebagaimana dilansir Antara.

Operasi gabungan tersebut akhirnya berhasil mengamankan para pelaku. Polda Metro Jaya mengonfirmasi telah menangkap empat orang yang diduga kuat merupakan bagian dari sindikat pegawai KPK gadungan yang memeras Ahmad Sahroni.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pihak kepolisian mengungkapkan bahwa dalam proses pemerasan tersebut, para pelaku tidak hanya meminta uang, tetapi juga sempat melontarkan ancaman-ancaman kepada Ahmad Sahroni.

Ancaman tersebut diduga digunakan untuk menekan korban agar segera menyerahkan uang Rp300 juta yang diminta.

Meskipun demikian, pihak Polda Metro Jaya belum merincikan secara detail mengenai bentuk ancaman apa yang diterima oleh Sahroni selama proses interaksi dengan para pelaku di Kompleks Parlemen maupun melalui saluran komunikasi lainnya.

Baca Juga: KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!

Kasus ini kini sedang dalam penanganan serius oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Polisi masih mendalami apakah ada korban lain dari kalangan pejabat atau pengusaha yang juga pernah diperas oleh sindikat yang sama dengan modus mencatut nama pimpinan KPK.

Ahmad Sahroni sendiri telah memberikan keterangan lengkap kepada penyidik untuk memperkuat berkas perkara para tersangka yang kini telah mendekam di ruang tahanan.

Load More