- Seorang wanita mengaku utusan KPK mencoba memeras Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, senilai Rp300 juta.
- Ahmad Sahroni melakukan verifikasi ke KPK dan menjebak pelaku dengan bekerja sama bersama pihak Polda Metro Jaya.
- Polda Metro Jaya menangkap empat anggota sindikat pemerasan tersebut setelah proses penyerahan uang di kediaman pelaku berhasil dilakukan.
Uang yang diminta oleh utusan gadungan tersebut akhirnya diserahkan sesuai dengan kesepakatan, namun dengan pengawasan ketat dari aparat kepolisian yang sudah bersiap melakukan penyergapan.
Proses penyerahan uang tersebut menjadi pintu masuk bagi kepolisian untuk melacak keberadaan jaringan ini.
Sahroni terlibat aktif dalam memberikan informasi mengenai lokasi dan waktu pertemuan yang diinginkan oleh para pelaku.
Strategi ini membuahkan hasil ketika polisi berhasil mengidentifikasi tempat persembunyian atau kediaman para pelaku yang terlibat dalam skema pemerasan ini.
"Saya kemudian bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan KPK untuk menangkap orang ini dengan memberikan uang tersebut di rumahnya,” katanya sebagaimana dilansir Antara.
Operasi gabungan tersebut akhirnya berhasil mengamankan para pelaku. Polda Metro Jaya mengonfirmasi telah menangkap empat orang yang diduga kuat merupakan bagian dari sindikat pegawai KPK gadungan yang memeras Ahmad Sahroni.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pihak kepolisian mengungkapkan bahwa dalam proses pemerasan tersebut, para pelaku tidak hanya meminta uang, tetapi juga sempat melontarkan ancaman-ancaman kepada Ahmad Sahroni.
Ancaman tersebut diduga digunakan untuk menekan korban agar segera menyerahkan uang Rp300 juta yang diminta.
Meskipun demikian, pihak Polda Metro Jaya belum merincikan secara detail mengenai bentuk ancaman apa yang diterima oleh Sahroni selama proses interaksi dengan para pelaku di Kompleks Parlemen maupun melalui saluran komunikasi lainnya.
Baca Juga: KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
Kasus ini kini sedang dalam penanganan serius oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Polisi masih mendalami apakah ada korban lain dari kalangan pejabat atau pengusaha yang juga pernah diperas oleh sindikat yang sama dengan modus mencatut nama pimpinan KPK.
Ahmad Sahroni sendiri telah memberikan keterangan lengkap kepada penyidik untuk memperkuat berkas perkara para tersangka yang kini telah mendekam di ruang tahanan.
Berita Terkait
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman
-
Kronologi Pemerasan Sahroni: Didatangi di DPR, Diminta Rp 300 Juta, Dijebak hingga Ditangkap!
-
Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp 300 Juta oleh Oknum yang Mengatasnamakan KPK
-
Sok Jagoan Pecahkan Mangkok Bakso dan Peras Warga, Preman Tanah Abang Ternyata Lagi Fly Sabu!
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas