- WVI menginisiasi program pemberdayaan ekonomi melalui budidaya ikan sistem silvofishery bagi warga di Lombok Timur, NTB.
- Peternak di Dusun Sungai Sugihan menerapkan metode integrasi ikan dan mangrove untuk meningkatkan produktivitas hasil panen ikan bandeng serta nila.
- Program ini memberikan bantuan bibit, pakan, dan pelatihan teknis yang berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi warga setempat.
Studi Banding hingga ke Kalimantan
Keseriusan WVI dalam membina peternak di Lombok Timur juga ditunjukkan dengan peningkatan kapasitas SDM. Pada Mei 2025 lalu, Ahmad beserta tiga orang rekan lainnya sempat diboyong ke Kalimantan untuk melihat langsung keberhasilan pola serupa di sana.
"Kami empat orang diajak ke Kalimantan oleh WVI karena di sana program ini sudah sangat berhasil. Kami belajar banyak dari sana untuk diterapkan di sini," kata Supriadi.
Supriadi menuturkan bantuan yang diberikan WVI nantinya akan diputar sebagai modal untuk membeli bibit baru dan pakan setelah panen dilakukan.
Menutup keterangannya, Supriadi berharap program kolaborasi ini tidak berhenti pada panen pertama saja, melainkan terus berlanjut demi kesejahteraan warga Dusun yang lebih luas.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Wahana Visi. Harapan kami, program ini bisa terus berlanjut karena manfaatnya sangat terasa bagi ekonomi kami," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Inovasi Unik dari Lombok Timur: Budidaya Madu Trigona di Atas Pohon Mangrove Tengah Laut
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang
-
Perjalanan Sukses Bandeng Juwana Elrina: Sukses Melegenda Bersama BRI
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
-
Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur