- Dedi, peternak di Lombok Timur, membudidayakan maggot BSF sebagai pakan alternatif berprotein tinggi untuk ayam kampungnya.
- Budidaya maggot berhasil menekan biaya pakan hingga 70 persen sekaligus menjadi solusi pengolahan sampah organik rumah tangga warga.
- Wahana Visi Indonesia memberikan dukungan fasilitas biopon kepada Dedi untuk meningkatkan kapasitas produksi dan potensi ekonomi larva tersebut.
Suara.com - Di tengah melambungnya harga pakan ternak pabrikan, seorang peternak ayam kampung bernama Dedi menemukan solusi jitu yang tidak hanya menguntungkan kantong, tetapi juga lingkungan.
Sejak sekitar tahun 2022, pria yang tinggal di salah satu desa di Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB, itu menekuni budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly) sebagai alternatif pakan tinggi protein untuk unggasnya.
Hasilnya luar biasa. Dedi mengaku mampu menekan biaya pakan hingga 70 persen. Bahkan, dalam kondisi tertentu, ia memberikan maggot segar secara penuh (full) kepada ternaknya tanpa campuran pakan lain.
“Awalnya saya belajar terus dari berbagai artikel dan melihat teman-teman di Lombok Barat yang sudah besar budidayanya. Maggot ini kandungan proteinnya tinggi, sangat cocok untuk efisiensi pakan unggas,” ujar Dedi saat ditemui di Lombok Timur, Kamis (9/4/2026).
Solusi Sampah Rumah Tangga
Bagi Dedi, maggot bukan sekadar urusan perut ternak. Ia melihat larva lalat ini sebagai solusi permasalahan sampah organik di lingkungannya.
Berbekal semangat swadaya, ia mengumpulkan sampah organik dari lebih 30 rumah tangga di sekitarnya.
Efektivitas maggot dalam mengurai sampah memang tak diragukan. Satu kilogram maggot dewasa mampu menghabiskan hingga 7 kilogram sampah organik hanya dalam satu hari.
“Saya kadang mengambil sendiri sampahnya ke rumah warga," kata dia.
Baca Juga: Jaksa Bongkar Akal Bulus Proyek Chromebook, Manipulasi E-Katalog Rugikan Negara Rp9,2 Miliar
"Masalah bau biasanya muncul kalau media pakan terlalu basah, tapi itu bisa diatasi dengan mencampurkan dedak agar tetap kering,” jelasnya.
Selain maggot, sisa proses penguraian atau kasgot (bekas maggot) juga bisa dimanfaatkan sebagai kompos tanaman.
Sinergi dengan Wahana Visi Indonesia
Perjalanan Dedi mengembangkan budidaya maggot kini semakin mantap berkat dukungan dari Wahana Visi Indonesia (WVI).
Sebelum adanya bantuan, Dedi mengaku usahanya sempat "pincang" karena keterbatasan fasilitas, terutama wadah budidaya atau biopon.
Project Coordinator MARVEL East Lombok, Maria Natalia Pratiwi, menjelaskan bahwa pihaknya memang sengaja menyasar aktor lokal yang sudah memiliki inisiatif seperti Dedi.
"Kami fokus mengembangkan potensi yang sudah ada. Membangun SDM dari nol dalam program dua tahun itu sulit, jadi kami bersinergi dengan sosok menonjol seperti Dedi di bidang maggot atau kelompok Seruni di bank sampah," ungkap Maria.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
-
Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!
-
Solusi Atasi Sampah Jakarta, Anggota DPRD Dorong Pemprov Gandeng Pengusaha Maggot!
-
Jaksa Bongkar Akal Bulus Proyek Chromebook, Manipulasi E-Katalog Rugikan Negara Rp9,2 Miliar
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara