- Wahana Visi Indonesia menginisiasi program ASKA di Lombok Timur untuk membantu pengelolaan keuangan ibu rumah tangga nelayan.
- Anggota ASKA rutin menabung melalui sistem saham setiap bulan untuk keperluan hari raya dan dana bantuan sosial.
- Program ini berhasil meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota sekaligus menjadi sarana dukungan sosial saat para suami sedang melaut.
Suara.com - Puluhan emak-emak yang tergabung dalam Asosiasi Simpan Pinjam untuk Kesejahteraan Anak (ASKA) di salah satu Desa di Lombok Timur, NTB, tampak senang. Terlebih, menjelang pembagian uang yang sudah ditabung.
Program ASKA yang diinisiasi oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) ini telah mengubah cara pandang mereka terhadap uang dan kebersamaan.
Tabungan yang mereka sebut sebagai menabung saham memiliki aturan main. Di mana untuk kelompok ASKA yang diketuai Ibu Mastah memiliki 22 anggota.
Mastah menuturkan di kelompok mereka disepakati hasil tabungan yang dikumpulkan setiap tanggal 15 dan 28 setiap bulannya akan diakumulasikan satu tahun sekali dan dibagikan saat menjelang hari raya idul fitri atau lebaran.
"Kita sudah dua tahun, kita bagi setiap bulan puasa," ujar Mastah saat berbincang dengan Suara.com dan dua jurnalis nasional lain di Lombok Timur, NTB, Rabu (8/4/2026).
Adapun kebanyakan dari anggota ini memanfaatkan uang hasil menabung saham yang sudah dikumpulkan selama setahun digunakan untuk keperluan lebaran. Di antaranya membeli baju anak.
Ia kemudian menjelaskan istilah saham yang dipakai. Di mana satu saham senilai Rp10 ribu, dan maksimal hanya boleh beli 20 saham dalam satu bulan atau senilai Rp200 ribu setiap anggota.
Setiap tanggal 15 dan 28 setiap bulannya, 22 warga yang menjadi anggota ASKA berkumpul di rumah Mastah saat sore hari.
Para anggota bisa membeli saham sesuai dengan kemampuan keuangan masing masing di dua tanggal tersebut.
Baca Juga: Bukan Kekenyangan, Tiga Alasan Ini Bikin Siswa Ogah Habiskan Makan Bergizi Gratis
"Nanti setiap tahun ada yang dapat sampai Rp2 juta, Rp3 juta (setiap tahunya)," kata dia.
Selain menabung dengan istilah beli saham, anggota ASKA di sini setiap kumpul di dua tanggal tersebut juga diwajibkan menyetorkan Rp2 ribu, atau Rp4 ribu setiap bulannya untuk dana sosial.
Dana tersebut nantinya bisa digunakan apabila ada keluarga dari kelompok yang sakit atau terkena bencana.
Uniknya, pembelian saham tidak bisa melalui transfer bank. Hal ini karena ada kesepakatan bersama sekaligus menjadi ajang kumpul ibu-ibu yang mayoritas suaminya bekerja sebagai nelayan.
Selain itu, para anggota di kelompok ini juga bisa mengajukan pinjaman apabila ada kebutuhan mendesak.
Hanya saja disepakati ada bunga yang dibebankan 5 persen, dimana uang dari bunga pinjaman tersebut nantinya akan digunakan untuk keperluan kelompok ini berdasarkan kesepakatan.
Berita Terkait
-
Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!
-
Jaksa Bongkar Akal Bulus Proyek Chromebook, Manipulasi E-Katalog Rugikan Negara Rp9,2 Miliar
-
Prinsip 26 Tahun Rocket Rockers Tampil Organik: Sequencer Cuma Buat Kaum Lemah!
-
Bukan Kekenyangan, Tiga Alasan Ini Bikin Siswa Ogah Habiskan Makan Bergizi Gratis
-
Viral Tawuran Pelajar di Lombok, Ini 5 Fakta Mengejutkan
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jejak Rolex Bupati Pekalongan di INTime Senayan City, KPK Periksa Manajer Toko Irwan Mussry
-
Jangan Diam, Hubungi Nomor Ini Jika Lihat Kekerasan Anak di Sekolah
-
Miris! Ternyata Cuma 46 Persen Kasus Bullying di Sekolah yang Berhasil Tuntas
-
Noel Ogah Ucapkan Terima Kasih ke Pimpinan KPK: Muak, Licik Seperti Bocil
-
Bukan Hanya Islam, Indro Warkop Ajak Semua Agama Bersatu Bela Palestina
-
Tak Terima Dituduh Menyekap dan Todong Senjata, Hercules Laporkan Balik Putri Ahmad Bahar ke Polisi!
-
Kumpulkan Calon Jenderal di Bandung, Prabowo Beri Instruksi Strategis dalam Taklimatnya
-
Begal Urusan Polisi Bukan TNI! Koalisi Sipil Kritik Keras Watak 'Over-Reactive' Negara
-
SNBT 2026 Meledak! Nyaris 900 Ribu Orang Rebutan Kursi PTN, Masih Berani Bersaing?
-
Tok! Habiburokhman Pegang Kendali Panja Revisi UU Polri, Ini Daftar Lengkap Anggotanya