News / Nasional
Sabtu, 11 April 2026 | 15:52 WIB
Ilustrasi Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • KPK mengamankan uang ratusan juta rupiah dalam operasi tangkap tangan terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, pada Jumat.
  • Gatut Sunu Wibowo telah tiba di Gedung Merah Putih KPK Jakarta pada Sabtu untuk menjalani pemeriksaan intensif penyidik.
  • Penangkapan Bupati Tulungagung tersebut menjadi operasi tangkap tangan kesepuluh yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026 ini.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi adanya uang ratusan juta rupiah yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur.

“Ada uang ratusan juta rupiah,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).

Pagi ini, KPK membawa Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan setelah terjaring pada Jumat (10/4/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa Gatut Sunu dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Bupati tiba di gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB, dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif,” kata Budi kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).

Dengan begitu, ini merupakan OTT kesepuluh sepanjang tahun 2026. Adapun operasi pertama pada 2026 ialah kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemeriksaan pajak pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.

Kemudian, KPK juga melakukan OTT kasus dugaan pemerasan dengan modus fee proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) serta gratifikasi yang menjerat Wali Kota Madiun Maidi.

Ketiga, KPK juga melakukan OTT terhadap Bupati Pati Sudewo dalam kasus dugaan pemerasan terhadap calon perangkat desa.

Lebih lanjut, KPK melakukan dua OTT pada waktu yang sama yaitu kasus dugaan korupsi terkait restitusi pajak di KPP Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai.

Baca Juga: Kekayaan Wakil Bupati Tulungagung, Sosok Pengganti Bupati Gatut Sunu?

Selanjutnya, KPK melakukan OTT terhadap Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil PN Depok Bambang Setyawan dalam kasus dugaan suap pada pengurusan sengketa lahan.

Ketujuh, KPK melakukan operasi senyap dengan menjaring Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan jasa outsourcingdan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan Tahun Anggaran 2023-2026.

Selanjutnya, KPK juga menangkap Bupati Kabupaten Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobar (MFT) dalam OTT kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.


Terbaru, KPK melakukan OTT dalam kasus dugaan pemerasan dengan modus mengumpulkan tunjangan hari raya (THR) Lebaran. Kasus ini menjerat Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL) dan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap Sadmoko Danardono (SAD) sebagai tersangka.

Load More