-
Iran klaim menang atas Amerika Serikat setelah bertahan selama empat puluh hari peperangan.
-
Sepuluh syarat gencatan senjata Iran resmi diterima sebagai dasar negosiasi di Islamabad.
-
Militer Iran berhasil melumpuhkan belasan pangkalan militer dan menembus sistem pertahanan Israel.
Setidaknya terdapat 17 pangkalan militer yang menjadi sasaran hingga sistem pertahanan udara Zionis dilaporkan mengalami kelumpuhan total.
Kemampuan Iran dalam mengirimkan proyektil ke kota-kota besar di Israel menjadi faktor penekan utama dalam konflik ini.
Hal ini menunjukkan bahwa jarak dan kecanggihan teknologi pertahanan lawan tidak lagi menjadi penghalang bagi militer Iran.
Ketabahan dalam menghadapi agresi bertubi-tubi membuat Iran berada pada posisi untuk mendikte jalannya proses perdamaian dunia.
Keberhasilan menahan serangan tersebut menjadi dasar kuat bagi Iran untuk mengajukan syarat-syarat yang sangat ketat.
“Syukur kepada Allah SWT karena pada hari ini, Republik Islam Iran meraih kemenangannya. Islam memperoleh kemenangan atas musuh-musuhnya,” ucap Dubes Iran menambahkan.
Sepuluh Syarat Permanen Gencatan Senjata
Kerangka kerja sepuluh poin ini menjadi syarat mutlak bagi Amerika Serikat jika ingin menghentikan eskalasi kekerasan.
Beberapa poin krusial mencakup pengakuan internasional atas hak Iran dalam melakukan pengayaan uranium secara mandiri.
Baca Juga: Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?
Iran juga menuntut pencabutan total seluruh sanksi ekonomi yang selama ini membebani rakyat dan pemerintahan mereka.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah tuntutan penarikan seluruh personel militer Amerika Serikat dari wilayah Timur Tengah.
Persyaratan ini juga mencakup penghentian total segala bentuk aksi permusuhan di seluruh lini, termasuk wilayah Lebanon.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Ravanchi, mengonfirmasi bahwa sepuluh poin tersebut telah diterima sebagai basis dialog.
Penerimaan kerangka kerja ini menjadi sinyal positif bagi masa depan stabilitas keamanan di wilayah kedaulatan Iran dan sekutunya.
"Iran selalu menyambut diplomasi dan dialog," katanya, seraya menegaskan bahwa negosiasi tidak boleh menjadi dalih untuk agresi baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan
-
Intip 4 Pasang Sepatu Senilai Rp 129 Juta dari OTT Bupati Tulungagung, Ada Merek Louis Vuitton!
-
Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!
-
Detik-detik OTT Bupati Tulungagung: KPK Sita Sepatu Louis Vuitton hingga Duit Jatah Ratusan Juta!
-
KPK: Duit Perasan Rp2,7 Miliar Bupati Tulungagung Dipakai Beli Sepatu hingga Bayar THR Forkopimda!
-
Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran
-
Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel
-
Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan