News / Internasional
Minggu, 12 April 2026 | 10:51 WIB
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi (Antara)
Baca 10 detik
  • Iran klaim menang atas Amerika Serikat setelah bertahan selama empat puluh hari peperangan.

  • Sepuluh syarat gencatan senjata Iran resmi diterima sebagai dasar negosiasi di Islamabad.

  • Militer Iran berhasil melumpuhkan belasan pangkalan militer dan menembus sistem pertahanan Israel.

Suara.com - Republik Islam Iran secara resmi mengklaim keunggulan strategis atas Amerika Serikat setelah melewati masa peperangan intensif.

Konflik bersenjata yang berlangsung selama lebih dari empat puluh hari tersebut kini berlanjut ke meja diplomasi.

Dikutip dari Antara, Teheran berhasil mendesak Washington untuk menyetujui sepuluh poin kerangka tuntutan yang menjadi dasar kesepakatan damai.

Rudal Iran (Tasnimnews)

Pertemuan tingkat tinggi ini dijadwalkan segera terlaksana di Islamabad, Pakistan, sebagai upaya mengakhiri ketegangan regional.

Langkah ini menandai titik balik penting dalam peta kekuatan politik dan militer di kawasan Timur Tengah.

Kemenangan ini dinilai sebagai momentum saat Amerika Serikat terdesak untuk mengakomodasi seluruh persyaratan dari pihak Iran.

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan bahwa dunia kini melihat posisi tawar Iran yang semakin menguat.

“Iran berhasil memaksakan supaya Amerika menerima 10 persyaratan yang diminta. Iran menunjukkan kepada dunia bahwa AS, dengan terpaksa, menerima syarat-syarat tersebut,” kata Boroujerdi.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda peluncuran buku peringatan mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Jakarta.

Baca Juga: Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

Boroujerdi menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk kemenangan bagi dunia Islam atas segala bentuk intimidasi lawan.

Kegagalan Rencana Perang Kilat Sekutu

Strategi militer gabungan antara Amerika Serikat dan Israel dilaporkan gagal mencapai target utama mereka sejak awal.

Upaya musuh untuk mengakhiri konflik secara cepat melalui target penghancuran kepemimpinan tertinggi Iran tidak membuahkan hasil.

Iran justru mampu menunjukkan ketahanan luar biasa dengan mengimbangi kekuatan militer lawan hingga memasuki hari ke-40.

Pasukan Teheran bahkan meluncurkan serangan balasan yang diklaim berhasil merusak infrastruktur pertahanan vital milik pihak musuh.

Load More