- Menteri Pertahanan RI dan AS menyepakati Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama di Pentagon pada 13 April 2026.
- Kerja sama ini mencakup modernisasi organisasi, pendidikan militer profesional, serta ekspansi latihan militer untuk stabilitas regional.
- Pemerintah menegaskan bahwa pembahasan akses ruang udara bagi militer AS saat ini masih dalam tahap pengkajian.
Dalam pernyataan resminya, Kemenhan RI menjelaskan bahwa saat ini kedua negara masih dalam tahap pembahasan mengenai Letter of Intent (LoI).
Dokumen yang beredar disebut masih merupakan draf awal yang sedang dikaji secara mendalam oleh internal pemerintah Indonesia.
"Draf tersebut belum bersifat final dan tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat," tegas pihak Kementerian Pertahanan dalam keterangan tertulisnya.
Kemenhan juga menggarisbawahi bahwa kontrol penuh atas ruang udara nasional merupakan hak prerogatif dan kedaulatan mutlak Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Setiap bentuk kerja sama militer dengan negara lain dipastikan akan selalu mengedepankan perlindungan kedaulatan nasional serta tunduk sepenuhnya pada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Di sisi lain, dinamika hubungan pertahanan kedua negara terus menunjukkan intensitas yang tinggi.
Keberadaan ruang udara Indonesia yang strategis, karena berada di antara dua samudera dan dua benua, memang menjadikan wilayah udara Nusantara sebagai jalur krusial bagi mobilitas militer global. Oleh karena itu, langkah pemerintah dalam mengelola akses ini menjadi perhatian serius dari berbagai pihak, baik domestik maupun internasional.
Berita Terkait
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Donald Trump Peringatkan China soal Pasokan Senjata ke Iran
-
Perundingan AS - Iran di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan
-
Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?
-
Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN
-
Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal
-
Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan
-
Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan
-
Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat
-
Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari
-
Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar