Ia menyebut Vatikan memilih Paus asal Amerika Serikat sebagai strategi untuk menghadapi dirinya sebagai Presiden AS. Bahkan, Trump mengatakan bahwa tanpa dirinya, Paus Leo tidak akan berada di posisi tersebut.
Klaim ini menuai kritik luas karena dianggap merendahkan proses pemilihan Paus yang sakral dan independen dari kepentingan politik.
4. Serangan Berulang Lewat Media Sosial
Trump secara konsisten melontarkan kritik terhadap Paus melalui platform media sosial miliknya, Truth Social.
Dalam berbagai unggahannya, ia terus mengulang kritik serupa, mulai dari menyebut Paus lemah, hingga menudingnya salah dalam memahami isu global seperti Iran dan senjata nuklir.
Intensitas serangan ini membuat konflik terlihat tidak kunjung mereda, bahkan cenderung semakin memanas dari waktu ke waktu.
5. Kontroversi Gambar AI yang Menyerupai Yesus Kristus
Situasi semakin memicu reaksi publik ketika Trump sempat mengunggah gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan dirinya menyerupai Yesus.
Banyak pihak menilai tindakan ini tidak pantas karena menyentuh simbol keagamaan yang sangat sensitif. Kritik datang dari tokoh agama hingga masyarakat umum.
Baca Juga: Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
Meski unggahan tersebut akhirnya dihapus dan diklaim sebagai candaan, dampaknya sudah telanjur meluas dan memperburuk citra Trump di mata publik.
6. Menolak Meminta Maaf
Di tengah gelombang kritik, Trump tetap bertahan dengan sikapnya. Ia secara tegas menyatakan tidak merasa perlu meminta maaf kepada Paus Leo XIV.
“Saya tidak berutang permintaan maaf kepada Paus Leo,” ujar Trump.
Menurutnya, pernyataan yang ia sampaikan tidak dimaksudkan untuk menyerang secara pribadi, melainkan sebagai bentuk pendapat atas situasi global.
Namun, sikap ini justru dinilai memperkeruh konflik karena tidak menunjukkan upaya meredakan ketegangan.
7. Memicu Reaksi dan Kritik Global
Serangan Trump terhadap Paus memicu reaksi luas dari berbagai pihak di dunia. Tokoh politik seperti Bernie Sanders turut mengkritik sikap Trump yang dianggap tidak pantas.
Sementara itu, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni juga mengecam keras serangan terhadap Paus dan menyebutnya tidak dapat diterima.
Reaksi ini menunjukkan bahwa konflik tersebut tidak hanya berdampak secara politik, tetapi juga menyentuh aspek hubungan internasional dan keagamaan.
8. Respons Paus: Tetap Tenang dan Konsisten
Berbeda dengan Trump, Paus Leo XIV memilih untuk tidak membalas serangan dengan cara yang sama. Ia menegaskan bahwa dirinya bukan politikus dan tidak ingin terlibat dalam perdebatan.
Fokus utamanya tetap pada menyampaikan pesan perdamaian, dialog, dan persatuan antarumat manusia. Ia juga menegaskan tidak takut terhadap tekanan politik dari pihak mana pun.
Itulah 9 fakta serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang tak henti-henti, yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir