Laut Merah sangat penting bagi Amerika Serikat sebagai jalur perdagangan internasional yang menghubungkan Asia-Eropa via Terusan Suez.
Untuk itu, AS menjaga betul keamanan di wilayah ini untuk menjaga kebebasan navigasi, melawan ancaman seperti Houti, dan menstabilkan pasokan energi global.
Peran Strategis Selat Hormuz
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur laut paling penting dalam sistem perdagangan global. Lokasi Selat Hormuz juga strategis, terletak di antara Iran dan Oman.
Selat ini menjadi penghubung utama antara Kawasan Teluk Persia dan pasar internasional. Ekonomi dunia modern sangat bergantung pada energi, untuk itu keberadaan Selat Hormuz sangat vital.
Tak hanya penting secara geografis, tetapi juga menjadi pusat lalu lintas komoditas strategis dunia. Keamanan dan kelancaran arus transportasi di jalur ini sangat mempengaruhi stabilitas ekonomi dunia.
Gangguan apapun sekecil saja, seperti konflik politik yang terjadi belum lama ini dapat menyebabkan lonjakan harga minyak secara signifikan.
Hal ini tentu akan berdampak langsung pada biaya produksi, transportasi, dan harga barang di berbagai dunia.
Peran Iran di Laut Merah, Benarkah Akan Ditutup?
Baca Juga: Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
Militer Iran mengeluarkan peringatan akan memblokade perdagangan melalui Laut Merah, bersama dengan Teluk Persia dan Laut Oman, jika blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz berlanjut.
Iran mengancam, jika AS menciptakan ketidakamanan bagi kapal dagang dan tanker minyak Iran, maka itu akan menjadi gerbang melanggar gencatan senjata.
"Angkatan bersenjata Iran tidak akan mengizinkan ekspor atau impor apa pun untuk berlanjut di Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah," kata kepala pusat komando militer Iran Ali Abdollahi dilansir AFP, Rabu (15/4/2026).
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!
-
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
-
AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi