Jika ancaman ini benar-benar terjadi dan jalur Laut Merah terganggu, dampaknya bisa sangat luas, antara lain:
1. Harga minyak dunia naik
Gangguan di Laut Merah bisa langsung memicu kenaikan harga minyak global karena jalur pengiriman utama dari Timur Tengah ke pasar dunia terganggu. Pasokan jadi tidak stabil, sementara permintaan tetap tinggi.
2. Perdagangan internasional melambat
Banyak kapal kargo yang biasanya melewati Laut Merah harus mencari rute alternatif. Hal ini membuat waktu pengiriman lebih lama dan distribusi barang ke berbagai negara jadi tidak lancar.
3. Biaya pengiriman meningkat
Rute yang lebih jauh membuat kapal membutuhkan bahan bakar lebih banyak, ditambah biaya asuransi dan operasional yang ikut naik. Semua ini akan berdampak pada kenaikan biaya logistik global.
4. Harga barang berpotensi ikut naik
Kenaikan biaya pengiriman biasanya diteruskan ke konsumen. Akibatnya, harga barang impor seperti elektronik, bahan baku, dan kebutuhan sehari-hari bisa ikut meningkat.
Baca Juga: 27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
5. Risiko konflik regional meningkat
Penutupan Laut Merah bisa memperburuk ketegangan di Timur Tengah. Wilayah ini sudah rawan konflik, sehingga gangguan jalur laut berpotensi memicu eskalasi militer yang lebih luas.
Demikianlah penjelasan lengkap terkait dampak bagi dunia jika Iran ancam tutup Laut Merah, yang ternyata berpengaruh besar terhadap kondisi ekonomi dan perdagangan global.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal
-
Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI
-
13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara