- Seorang petugas PPSU berinisial BP tewas setelah tertabrak mobil saat sedang menyapu jalan di kawasan Pejaten Barat, Jakarta.
- Kecelakaan terjadi pada Kamis (16/4/2026) akibat pengemudi mobil berinisial AS yang kehilangan konsentrasi hingga kendaraannya oleng ke kanan.
- Pihak Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan pengemudi dan sedang melakukan proses hukum lebih lanjut terkait insiden tersebut.
Kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan pengemudi mobil yang terlibat dalam kecelakaan ini.
Diketahui pengemudi tersebut adalah seorang pria berinisial AS yang berusia 30 tahun. Saat ini, AS telah berada di Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani serangkaian prosedur pemeriksaan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
“Pengemudi sudah diamankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan,” ujar Mujiyanto.
Dalam pemeriksaan awal terhadap pengemudi, polisi juga melakukan pengecekan terhadap kondisi fisik dan kesadaran AS untuk memastikan apakah ada faktor eksternal seperti penggunaan zat terlarang atau minuman keras.
Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan bukti yang mengarah pada penyalahgunaan alkohol oleh pengemudi saat insiden terjadi.
“Tidak ada indikasi mabuk, hanya kurang konsentrasi,” katanya.
Fokus penyelidikan saat ini adalah mendalami lebih jauh mengenai alasan di balik hilangnya konsentrasi pengemudi hingga menyebabkan mobil oleng ke kanan.
Polisi masih mengumpulkan bukti-bukti tambahan serta keterangan dari saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung untuk menyusun kronologi lengkap.
Kondisi korban saat pertama kali tertabrak juga menjadi bagian dari pendalaman materi penyidikan.
Baca Juga: Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing
Berita Terkait
-
Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing
-
Cek Fakta: Benarkah Aktor Roger Danuarta Kecelakaan Motor?
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang