-
Serangan udara Israel di Ghazieh menewaskan tujuh orang menjelang masa gencatan senjata berlaku.
-
Donald Trump mengumumkan kesepakatan jeda pertempuran selama sepuluh hari antara Israel dan Lebanon.
-
Jumlah korban luka mencapai 33 orang dan angka kematian masih berpotensi terus meningkat.
Kondisi infrastruktur di kota Ghazieh mengalami kerusakan parah yang menghambat mobilisasi alat berat menuju lokasi pusat serangan.
Di tengah situasi mencekam di lapangan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pernyataan resmi terkait kesepakatan damai sementara.
Trump mengklaim bahwa pihak Israel dan Lebanon telah mencapai konsensus untuk menghentikan permusuhan selama periode sepuluh hari ke depan.
Langkah diplomatik ini diambil untuk memberikan ruang bagi penyaluran bantuan kemanusiaan serta penurunan ketegangan di zona konflik tersebut.
Trump mengungkapkan optimisme melalui platform media sosial miliknya mengenai prospek perdamaian yang lebih permanen bagi kedua negara.
Pengumuman ini menjadi sorotan dunia karena terjadi di tengah intensitas serangan udara yang justru meningkat di wilayah Lebanon selatan.
Diplomasi Donald Trump dan Dua Pemimpin
Melalui akun Truth Social miliknya, Trump merinci komunikasi intensif yang dilakukannya dengan para pemimpin tinggi di wilayah konflik tersebut.
"Saya baru saja melakukan percakapan yang sangat baik dengan Presiden Joseph Aoun yang terhormat dari Lebanon, dan Perdana Menteri Bibi Netanyahu dari Israel," kata Trump di Truth Social dilansir Al Jazeera.
Baca Juga: Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
Pernyataan tersebut menunjukkan adanya keterlibatan langsung Amerika Serikat sebagai mediator utama dalam meredam gejolak bersenjata di Timur Tengah.
Trump menjelaskan bahwa jadwal pelaksanaan jeda pertempuran tersebut telah ditetapkan secara spesifik sesuai zona waktu Amerika Serikat.
Targetnya adalah menciptakan koridor aman bagi warga sipil yang terjebak di tengah baku tembak selama beberapa bulan terakhir.
Presiden Trump menyampaikan bahwa implementasi teknis dari kesepakatan ini akan dimulai tepat pada sore hari waktu setempat.
Secara spesifik, Trump mengatakan gencatan senjata akan dimulai pada pukul 5 sore waktu EST Amerika Serikat (AS).
Komitmen dari kedua belah pihak diharapkan dapat meredam aksi saling serang yang telah memakan ribuan korban jiwa sebelumnya.
"Kedua pemimpin ini telah sepakat bahwa untuk mencapai perdamaian antara negara mereka, mereka akan secara resmi memulai gencatan senjata 10 hari pada pukul 5 sore EST," tambah Trump.
Dunia internasional kini menunggu apakah janji penghentian serangan ini akan benar-benar dihormati oleh kedua militer yang bertikai.
Konflik antara Israel dan Lebanon telah memasuki fase paling mematikan dengan serangan udara yang menyasar infrastruktur sipil dan militer.
Ketegangan di perbatasan Lebanon selatan meningkat tajam seiring kegagalan berbagai upaya mediasi yang dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kota Ghazieh sendiri merupakan wilayah strategis yang sering menjadi sasaran operasi militer dengan alasan keamanan nasional oleh pihak Israel.
Kesepakatan gencatan senjata 10 hari ini merupakan jeda pertama yang disepakati secara resmi setelah periode pertempuran panjang yang melelahkan.
Tragedi di Ghazieh yang terjadi sesaat sebelum gencatan senjata menunjukkan tantangan besar dalam menjaga kepatuhan militer di garis depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya
-
Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes
-
Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi
-
Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat
-
Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya