- Komandan Ali Abdollahi menyatakan Iran siap menutup jalur pelayaran strategis jika Amerika Serikat terus melanjutkan blokade pelabuhan.
- Blokade AS terhadap pelabuhan Iran memicu ancaman penutupan jalur perdagangan di Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah.
- Potensi penutupan jalur perdagangan utama dunia tersebut akan mengakibatkan lonjakan biaya logistik serta krisis ekonomi global yang signifikan.
Suara.com - Iran melontarkan ancaman serius terhadap jalur perdagangan global dengan menyatakan siap menutup akses pelayaran di Teluk Persia, Laut Oman, hingga Laut Merah.
Ancaman ini muncul jika Amerika Serikat tetap melanjutkan blokade terhadap pelabuhan dan kapal-kapal Iran.
Pernyataan keras itu disampaikan Komandan Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Ali Abdollahi.
Ali Abdollahi menegaskan bahwa kelanjutan blokade akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata yang saat ini masih berlaku.
“Jika tekanan terhadap kapal dagang dan tanker Iran berlanjut, maka kami tidak akan mengizinkan ekspor maupun impor melalui Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah,” ujarnya seperti dikutip media pemerintah Iran.
Situasi ini terjadi setelah putaran pertama negosiasi Iran dan Amerika Serikat berakhir tanpa hasil.
Presiden AS Donald Trump kemudian mengumumkan blokade terhadap pelabuhan Iran yang mulai berlaku awal pekan ini.
Sejak konflik pecah pada akhir Februari, Selat Hormuz dilaporkan berada di bawah tekanan militer Iran.
Kondisi ini memicu lonjakan harga energi global dan kekhawatiran pasar internasional.
Baca Juga: Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
Laporan Al Jazeera menyebut, skenario terburuk adalah jika ketegangan meluas hingga menutup Selat Bab el-Mandeb, pintu utama menuju Laut Merah.
Penutupan jalur ini berpotensi melumpuhkan perdagangan antara Asia dan Eropa.
Analis strategi kawasan, Soheib Al-Assa, memperingatkan dampak besar jika dua jalur kunci, Hormuz dan Bab el-Mandeb terganggu bersamaan.
“Ini bukan sekadar krisis regional, tetapi bisa menjadi krisis ekonomi global,” ujarnya.
Al-Assa menjelaskan, kapal-kapal dagang akan dipaksa memutar jauh melalui Tanjung Harapan di Afrika.
Dampaknya adalah lonjakan biaya logistik, keterlambatan distribusi, dan tekanan besar pada rantai pasok dunia.
Berita Terkait
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional