- Helikopter PK-CFX jatuh di Kabupaten Sekadau pada Kamis (16/4) dan menewaskan seluruh delapan orang di dalamnya.
- Tim SAR gabungan telah menemukan lokasi kejadian serta mengevakuasi seluruh jenazah korban menuju Bandara Supadio Pontianak.
- KNKT saat ini sedang melakukan investigasi teknis mendalam untuk mengungkap penyebab jatuhnya helikopter tersebut dalam jangka waktu tertentu.
Namun, KNKT menegaskan bahwa penyebab pasti jatuhnya helikopter belum dapat dipastikan saat ini.
"Untuk penyebabnya saat ini belum bisa kita pastikan. Kita masih menunggu hasil analisis," tuturnya.
Dalam proses investigasi, KNKT menghadapi keterbatasan karena helikopter PK-CFX tidak dilengkapi Flight Data Recorder (FDR) maupun Cockpit Voice Recorder (CVR) seperti pesawat komersial. Sebagai gantinya, tim mengandalkan engine data recorder untuk menelusuri kondisi teknis mesin sebelum insiden.
Selain itu, tim juga mengumpulkan berbagai bukti pendukung dari lokasi kejadian, termasuk kemungkinan rekaman visual yang dapat membantu proses rekonstruksi.
Seluruh data yang diperoleh nantinya akan dianalisis secara menyeluruh, termasuk dengan melibatkan pihak manufaktur helikopter di Prancis guna memastikan akurasi temuan teknis.
KNKT memperkirakan laporan akhir yang mengungkap penyebab kecelakaan beserta faktor-faktor yang berkontribusi baru akan dirilis dalam kurun waktu hingga 12 bulan.
"Investigasi ini difokuskan pada aspek keselamatan penerbangan, dengan tujuan menghasilkan rekomendasi guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang," katanya.
Berita Terkait
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing
-
Cek Fakta: Benarkah Aktor Roger Danuarta Kecelakaan Motor?
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi