Britania Raya
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menjadi tuan rumah bersama sebuah pertemuan puncak mengenai potensi misi militer untuk mengamankan Selat Hormuz dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris pada hari Jumat, dengan sekitar 30 hingga 40 negara berpartisipasi secara langsung atau melalui konferensi video.
Di sela-sela acara, Starmer dengan hati-hati menyambut berita pembukaan kembali selat tersebut tetapi mengatakan bahwa hal itu harus menjadi "proposal yang berkelanjutan dan dapat diterapkan".
Dia mengatakan Inggris dan Prancis akan memimpin misi multinasional yang “benar-benar damai dan defensif” untuk melindungi kebebasan navigasi segera setelah kondisi memungkinkan.
Perancis
Setelah pertemuan tersebut, Macron mengatakan, “Kita semua menuntut pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh, segera, dan tanpa syarat oleh semua pihak.”
“Kita semua menentang segala bentuk pembatasan atau sistem perjanjian yang pada dasarnya merupakan upaya untuk memprivatisasi selat tersebut, dan tentu saja, segala bentuk sistem pungutan tol,” tambahnya.
Kantor Macron mengatakan peran bagi anggota koalisi internasional yang berupaya membuka kembali selat tersebut dapat mencakup “intelijen, kemampuan pembersihan ranjau, pengawalan militer, prosedur komunikasi dengan negara-negara pesisir”.
Jerman
Baca Juga: Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
Kanselir Friedrich Merz mengatakan Jerman dapat memberikan kontribusi berupa kemampuan pembersihan ranjau dan intelijen untuk misi internasional tersebut, tetapi membutuhkan dukungan parlemen dan "dasar hukum yang kuat" seperti resolusi Dewan Keamanan PBB.
Dia mengatakan bahwa dia menginginkan keterlibatan AS dalam misi internasional untuk mengamankan pelayaran melalui Selat Hormuz. "Kami percaya ini akan bermanfaat," katanya.
Trump kemudian tampak menolak tawaran tersebut, dengan mengatakan di media sosial bahwa dia telah menerima panggilan dari NATO, tetapi menolak bantuan tersebut dengan tegas.
Finlandia
Presiden Finlandia Alexander Stubb, yang berpartisipasi dalam KTT Paris, mengatakan, “Kami menyambut baik pengumuman Iran tentang pembukaan Selat. Solusi jangka panjang membutuhkan diplomasi.”
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar
-
Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng
-
Kami Lapar! Suara Marinir AS di Tengah Perang Iran: Makanan Minim, Moral Prajurit Anjlok
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita