- Presiden Donald Trump menyoroti kematian dan hilangnya sepuluh pekerja teknologi nuklir serta luar angkasa Amerika dalam tiga tahun terakhir.
- Insiden terjadi di fasilitas pemerintah seperti NASA dan Los Alamos, namun otoritas terkait belum menemukan bukti adanya konspirasi besar.
- Penyelidik menyimpulkan kematian dan hilangnya para ilmuwan tersebut bersifat terpisah serta tidak menunjukkan pola sabotase maupun keterlibatan aktor asing.
Salah satu kasus yang paling menyita perhatian adalah hilangnya Mayor Jenderal (Purn) William Neil McCasland di New Mexico sejak Februari lalu.
Korban terakhir terlihat meninggalkan rumah tanpa ponsel, hanya membawa sepatu hiking, dompet, dan revolver.
Spekulasi pun berkembang, termasuk dikaitkan dengan program militer rahasia hingga UFO. Namun, sang istri membantah keras.
“Sangat tidak masuk akal jika dia diculik untuk mengorek rahasia lama,” tulisnya.
Kasus lain melibatkan ilmuwan roket Monica Jacinton Reza yang hilang saat mendaki di California, serta beberapa pegawai Los Alamos yang juga dilaporkan menghilang.
Selain itu, beberapa kematian ternyata dipicu faktor personal, termasuk pembunuhan oleh kenalan lama dan tekanan psikologis.
Pakar keamanan nuklir menilai tidak ada benang merah yang jelas.
“Kasus-kasus ini tersebar dalam beberapa tahun dan tidak terkait erat satu sama lain,” kata Joseph Rodgers dari Center for Strategic and International Studies.
Scott Roecker dari Nuclear Threat Initiative menambahkan, bahkan jika ada aktor asing, dampaknya tidak akan signifikan.
Baca Juga: Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
“AS memiliki ribuan ilmuwan dan infrastruktur kuat. Tidak ada keuntungan strategis dari menargetkan segelintir individu,” ujarnya.
Hingga kini, aparat penegak hukum menegaskan sebagian besar kasus masih dalam penyelidikan terpisah.
Tidak ditemukan bukti kuat adanya konspirasi besar, meski perhatian publik terus meningkat.
Berikut 11 Ilmuwan Nuklir AS yang Hilang Misterius:
- Steven Garcia, 48
- William 'Neil' McCasland, 68
- Anthony Chavez, 79
- Melissa Casias, 54
- Monica Reza, 60
- Nuno Loureiro, 47
- Carl Grillmair, 67
- Michael David Hicks, 59
- Frank Maiwald, 61
- Jason Thomas, 45
- Amy Eskridge
Berita Terkait
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius
-
Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng
-
Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
Terkini
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!
-
JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!
-
JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman