- KPPPA menyoroti peningkatan risiko pelecehan daring, perundungan siber, hingga penipuan pinjaman serta judi online bagi kaum perempuan.
- Amurwani Dwi Lestariningsih menekankan pentingnya literasi digital serta kecerdasan perempuan dalam menghadapi tantangan keamanan di ruang maya.
- Perempuan masih menghadapi kendala serius terkait minimnya keterwakilan dan akses untuk menduduki posisi strategis dalam pengambilan keputusan.
Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyoroti meningkatnya risiko yang dihadapi perempuan di ruang digital, mulai dari pelecehan daring hingga jerat pinjaman online ilegal.
Deputi Bidang Kesetaraan Gender KPPPA Amurwani Dwi Lestariningsih mengatakan, perkembangan teknologi justru membawa tantangan baru bagi perempuan yang kian kompleks.
“Dalam era digitalisasi, perempuan juga dihadapkan terhadap tantangan terkait penggunaan teknologi dan media sosial, mulai dari pelecehan secara online, cyberbullying, hingga tekanan untuk tampil sempurna dalam kehidupan maya,” ujar Amurwani saat sambutan dalam acara Peringatan Hari Kartini betsama OJK secara virtual, Senin (20/4/2026).
Menurut dia, tekanan tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis, tetapi juga membuka celah risiko lain yang merugikan perempuan.
“Perempuan perlu memiliki kewaspadaan dan kecerdasan digital yang tinggi, mengedukasi diri tentang risiko dan keterampilan digital yang aman, serta membangun citra diri yang sehat dan kritis terhadap dunia online,” katanya.
Amurwani juga menyoroti maraknya praktik penipuan digital yang kerap menyasar perempuan, termasuk judi online dan pinjaman ilegal.
“Perempuan harus cerdas berliterasi secara digital terkait dengan banyak hal, seperti judi online, tawaran-tawaran, pinjaman online, dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi perempuan,” ucap dia.
Ia menekankan pentingnya kesiapan perempuan dalam menghadapi perubahan di ruang digital yang terus berkembang.
“Perempuan perlu menjelajahi ruang digital dengan kebijaksanaan dan menjaga integritas pribadi mereka, bagaimana mereka bisa menghadapi, mengedukasi diri, dan juga menyiapkan diri dalam dunia yang terus berubah dan berkembang,” ujarnya.
Baca Juga: Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa tantangan perempuan tidak berhenti di ruang digital. Akses terhadap posisi strategis juga masih menjadi persoalan.
“Penetrasi ruang dan pengambilan keputusan menjadi hal yang sangat penting. Di ruang pengambilan keputusan, perempuan masih terus berjuang untuk mendapatkan representasi yang adil dan menduduki posisi penting,” kata Amurwani.
Ia menilai, tantangan di ruang digital dan minimnya keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan menjadi dua persoalan yang saling berkaitan dan perlu mendapat perhatian serius.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram
-
Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
-
Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?
-
Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia
-
Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara
-
Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia
-
Investor Enggan Masuk, Proyek Storage Minyak Nasional Jalan di Tempat