- CEO Manga Productions, Essam Bukhary, menyatakan konten anime Jepang memiliki potensi ekonomi besar bagi Arab Saudi.
- Manga Productions berkolaborasi dengan Toei Animation menciptakan konten seperti serial Asateer dan film The Journey.
- Bukhary menekankan pentingnya produksi anime untuk anak-anak guna menjamin keberlanjutan pasar di masa depan.
Suara.com - Popularitas manga dan anime Jepang terus meroket di Arab Saudi. Industri hiburan Negeri Sakura bahkan disebut memiliki potensi sebesar minyak, komoditas utama negara Arab.
Pernyataan itu disampaikan Essam Bukhary, CEO Manga Productions, saat menghadiri ajang penghargaan di Tokyo.
“Konten yang diciptakan Jepang akan menjadi minyak bagi negara ini,” ujarnya dilansir dari The Asahi Shimbun, Senin (20/4).
Bukhary menilai anime seperti Demon Slayer dan Attack on Titan sangat digemari di negaranya.
Bahkan, ia menyebut anime mampu memengaruhi gaya hidup generasi muda, termasuk minat olahraga.
Perusahaannya, Manga Productions, aktif memproduksi dan mendistribusikan konten Jepang di Timur Tengah.
Mereka juga bekerja sama dengan Toei Animation untuk mengembangkan anime yang menggabungkan gaya Jepang dengan cerita lokal Arab.
Salah satu proyek kolaborasi adalah serial Asatee, Future’s Folktales dan film The Journey yang sukses di platform streaming kawasan.
Asateer, Future’s Folktales merupakan serial anime televisi yang menggabungkan gaya animasi Jepang dengan cerita rakyat Arab.
Baca Juga: Jaksa Resmi Tuntut Mantan Wali Kota Kasus Ijazah Palsu dengan Pasal Berlapis
Ceritanya berpusat pada sekelompok anak yang mendengarkan kisah-kisah legenda dari dunia Arab dan pertama kali tayang pada tahun 2020.
Menurut Bukhary, tantangan industri anime yang kini cenderung menyasar penonton dewasa.
Menurutnya, produksi konten untuk anak-anak perlu diperkuat demi menjaga keberlanjutan pasar.
“Pasar dewasa akan menyusut dalam 20 hingga 30 tahun ke depan. Kunci sukses adalah kembali ke anime pagi untuk generasi muda,” ujarnya.
Fenomena ini mempertegas bahwa anime dan manga bukan sekadar hiburan, melainkan kekuatan budaya global yang mampu menembus batas negara dan membentuk generasi baru penggemarnya.
Berita Terkait
-
Jaksa Resmi Tuntut Mantan Wali Kota Kasus Ijazah Palsu dengan Pasal Berlapis
-
Buku Anak Populer Pan Dorobo Diadaptasi Anime, Kisah Unik Si Pencuri Roti
-
Tayang 2026, Trailer Dragon Ball Super: Beerus Isyaratkan Kembalinya Frieza
-
Pokemon Horizons Masuk Arc Wonder Voyage, Karakter Baru dan Ditto Terungkap
-
Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
Terkini
-
Sidang Korupsi Chromebook: Bos Google Scott Beaumont Bantah Ada Kesepakatan dengan Nadiem Makarim
-
Viral Pemusnahan Ikan Sapu-sapu di Jakarta, Bolehkah Mengubur Hewan Hidup-hidup Menurut Islam?
-
Jaksa Resmi Tuntut Mantan Wali Kota Kasus Ijazah Palsu dengan Pasal Berlapis
-
RUU PPRT Resmi Dibahas, DPR dan Pemerintah Kebut Payung Hukum untuk 4 Juta PRT
-
Mendagri Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Perkotaan di Tengah Isu Urbanisasi
-
LPG Nonsubsidi Naik, Berapa Harga Gas 3 Kg Sekarang? Cek Update Harga Resmi di Sini!
-
Kebakaran di Gedung Pemdes Kemendagri, 18 Unit Damkar Dikerahkan
-
Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon
-
Kapal Perang Ada di Selat Malaka, TNI Buka Suara
-
Terekam CCTV! Begini Sadisnya Begal Motor di Pasar Minggu Hajar Petugas PPSU yang Melawan