News / Nasional
Kamis, 23 April 2026 | 16:15 WIB
Seorang pria pelaku pencurian bonyok usai dihajar massa di sebuah warung sembako, kawasan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Baca 10 detik
  • Seorang pria berinisial KM tertangkap warga saat mencoba mencuri di toko sembako kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
  • Aksi pencurian yang terjadi pada Kamis, 23 April 2026 pukul 02.30 WIB itu digagalkan oleh pemilik toko.
  • Pelaku babak belur akibat dihakimi massa sebelum akhirnya dievakuasi petugas kepolisian menuju puskesmas untuk mendapatkan pengobatan medis.

Suara.com - Seorang pria pelaku pencurian babak belur usai dihajar massa akibat kepergok ingin melakukan pencurian di sebuah warung sembako di kawasan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Pelaku yang berinisial KM hanya bisa telungkup seakan mencium aspal akibat tak sempat kabur mengikuti jejak dua rekannya yang lain saat diteriaki maling oleh warga.

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqshan mengatakan, warga yang geram memukuli korban hingga tersungkur ke aspal. Saat petugas datang ke lokasi, kondisi korban sudah dalam keadaan babak belur.

"Dari Polsek Kebon Jeruk dipimpin Pawas langsung mengecek ke TKP yang ada di Jalan Sulaiman di Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk. Tepatnya di toko grosir namanya Toko Sembako Bambang Grosir," kata Nur Aqsha kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).

Nur Aqsha menuturkan, peristiwa ini terjadi sekira pukul 02.30 WIB. Pemilik yang tidur di dalam toko tiba-tiba dibangunkan anaknya yang melihat ada tiga orang hendak melakukan pencurian di toko milik korban.

Pemilik kemudian meneriaki ketiga pelaku hingga mengundang kerumunan warga. Warga yang geram langsung melakukan penghakiman.

"Lalu korban bangun dan berteriak, langsung berteriak spontan 'maling-maling' dan kemudian akhirnya warga pada berdatangan ya," jelasnya.

"Warga berdatangan kemudian langsung istilahnya mengamankan ya pelaku tersebut dan juga dipukuli oleh warga," imbuhnya.

Sebelum dibawa ke kantor polisi, kata Nur Aqsha, pelaku terlebih dahulu dibawa ke puskesmas guna mendapat pengobatan.

Baca Juga: 5 Sepeda Listrik dengan Fitur Keyless dan Alarm Anti Maling, Harga Mulai Rp5 Jutaan

Dari keterangan korban, para pelaku dalam beraksi tidak dibekali dengan senjata berbahaya seperti senjata tajam ataupun senjata api.

"Tidak membawa perkakas baik sajam maupun apalagi, dan apa namanya peralatan-peralatan lainnya. Pelaku sudah istilahnya ke-gap ya mau melakukan pencurian," katanya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan terkait kemungkinan adanya jaringan kelompok yang dimiliki pelaku.
 

Load More