Presiden AS Donald Trump (kiri) dan kapal selam nuklir AS, USS Nautilus (kanan). [Suara.com]
Baca 10 detik
- Pasukan Iran menyita kapal kargo MSC Francesca dan Epaminondas di Selat Hormuz pada 23 April 2026 sebagai aksi balasan.
- Presiden Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut Amerika Serikat menembak kapal Iran yang memasang ranjau di jalur pelayaran tersebut.
- Ketegangan militer di Selat Hormuz memicu kenaikan harga minyak Brent serta penurunan bursa saham di berbagai negara global.
Dampak Global: Harga Minyak dan Prahara di Pentagon
Ketidakpastian ini kembali mengguncang pasar global:
- Harga Minyak: Brent naik 0,5% menjadi US$102,40 per barel, mencerminkan kekhawatiran atas gangguan energi terburuk dalam sejarah.
- Pasar Saham: Meskipun Wall Street sempat mencetak rekor, bursa di Jepang, Hong Kong, dan Jerman mulai memerah akibat sinyal konflik yang berkepanjangan.
- Politik AS: Di tengah kemelut, Trump memecat Sekretaris Angkatan Laut John Phelan. Isu perselisihan internal mengenai pembangunan kapal perang dan hubungan buruk dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth disebut menjadi pemicunya.
Hingga saat ini, ambisi Trump untuk melumpuhkan program nuklir Iran dan memicu perubahan rezim belum membuahkan hasil. Iran justru mempertahankan pengaruhnya di Selat Hormuz meski diancam Trump akan "hidup di neraka".
Pakistan tetap berupaya menjadi mediator, namun Teheran menegaskan hanya akan kembali ke meja perundingan jika blokade AS diangkat dan kapal-kapal mereka yang disita segera dibebaskan.
Komentar
Berita Terkait
-
Aksi di Kedubes AS Jakarta, Pemuda Dukung Paus Leo XIV Tolak Perang Trump-Iran
-
7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?
-
Guru Besar UGM Ingatkan Pemerintah Hati-hati soal Wacana Tarif Selat Malaka
-
Siapa Karoline Leavitt? Jubir Gedung Putih, Pembela Donald Trump Paling Vokal
-
Detik-detik Pasukan Iran Sita Dua Kapal Kargo di Selat Hormuz, Gedung Putih Sebut Perompak
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Anggota Parlemen Lebanon: Tanpa Hizbullah, Israel Sudah Caplok Negara Kami
-
Dasco Bahas Percepatan Investasi dan Tata Kelola Ekspor Bersama Sejumlah Menteri
-
Ekspor Sampah Plastik Disebut Solusi Daur Ulang, Penelitian Ungkap Dampak Kesehatannya
-
Benarkah Pemerataan Lapangan Kerja Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi?
-
Masuk Istana, Said Iqbal Dinilai Tak Mewakili Seluruh Buruh Indonesia
-
Israel Balas Serang Iran, Ledakan Guncang Teheran
-
3.200 Laporan Parkir Liar Menumpuk, DKI Gelar Razia Besar-besaran
-
Iran Serang Target Militer di Palestina Utara, Kedubes di Jakarta Tegaskan Hak Bela Diri
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Dapur MBG di Palembang Hentikan Operasional, Sebut Anggaran Belum Cair