News / Internasional
Jum'at, 24 April 2026 | 09:56 WIB
Adam Hall dijatuhi hukuman penjara seumur hidup setelah terbukti secara sengaja menularkan virus HIV kepada sejumlah pria muda. (Skynews)
Baca 10 detik
  • Adam Hall divonis penjara seumur hidup karena sengaja menularkan HIV kepada sejumlah pria muda.

  • Polisi Northumbria menduga masih banyak korban lain di luar wilayah Newcastle yang belum melapor.

  • Hakim menyebut Hall sebagai predator berbahaya yang merusak masa depan remaja demi kepuasan pribadi.

"Hall meninggalkan saya sebagai pria yang hancur, hanya cangkang dari diri saya yang dulu, dia melucuti saya demi keuntungannya sendiri. Saya adalah pria yang hancur. Dia mengubah saya sebagai pribadi, siapa saya hingga ke inti jiwa saya, dan dia melakukan itu semua demi keuntungannya sendiri," lanjutnya.

Proses hukum terhadap Hall berlangsung sangat melelahkan dengan total durasi pemeriksaan saksi yang mencapai ribuan jam kerja polisi.

Detektif Kepala Emma Smith dari Polisi Northumbria menekankan bahwa pelaku sama sekali tidak menunjukkan empati atau penyesalan selama pemeriksaan.

"Kami yakin ada pria lain yang mungkin terkena dampak dari perilaku Adam Hall dan bisa menjadi korban kejahatan, kami mendorong mereka untuk melapor," kata Emma Smith.

Ia juga menambahkan: "Dia tidak pernah meminta maaf atas perilakunya dan kami telah mewawancarainya dalam beberapa kesempatan."

Hakim Edward Bindloss menetapkan Hall sebagai sosok berbahaya yang harus mendekam di penjara minimal selama 23 tahun ke depan.

Respons Komunitas dan Penanganan Medis

Pihak National AIDS Trust memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini karena sifat penularannya yang dilakukan secara sengaja.

Daniel Fluskey selaku direktur kebijakan menyatakan bahwa tindakan Hall sangat dikecam dan merupakan bentuk kriminalitas yang sangat jarang terjadi.

Baca Juga: Syekh Ahmad Al Misry Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis, Ini Kronologi dan Pengakuan Korban

"Pikiran kami bersama semua orang yang terdampak oleh vonis hari ini, terutama para korban kejahatan Adam Hall yang mengalami pengalaman sangat traumatis," tutur Daniel Fluskey.

"Niat menularkan HIV kepada orang lain sepenuhnya dikutuk, dan penuntutan semacam ini sangat jarang terjadi," jelasnya memberikan perspektif hukum.

Dunia medis saat ini sebenarnya sudah mampu menekan risiko penularan jika pasien HIV disiplin mengonsumsi obat antiretroviral secara rutin.

Adam Hall pertama kali didiagnosis mengidap HIV pada tahun 2010 dan awalnya menjalani perawatan rutin sebagaimana pasien lainnya.

Namun sejak 2016, ia mulai berhenti mengonsumsi obat secara sengaja meskipun telah mendapat peringatan keras dari tenaga kesehatan profesional.

Hall justru memanfaatkan posisinya di komunitas sosial untuk mendekati pria muda dan melakukan kekerasan seksual tanpa alat kontrasepsi hingga tahun 2023.

Load More