- Menteri Luar Negeri China Wang Yi mendesak pemerintah Kamboja memberantas pusat penipuan daring di Phnom Penh, Rabu lalu.
- Pemerintah Kamboja berkomitmen menindak tegas praktik ilegal tersebut guna memperbaiki citra negara dan memulihkan perekonomian nasional yang terdampak.
- Selain membahas keamanan, China berkomitmen mempererat kerja sama strategis dengan Kamboja dalam sektor perdagangan, pertahanan, hingga stabilitas regional.
Suara.com - Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menyerukan pemberantasan total pusat penipuan (scam centre) di Kamboja saat bertemu Perdana Menteri Hun Manet di Phnom Penh, Rabu, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri China.
Kamboja diketahui menjadi lokasi puluhan pusat penipuan yang melibatkan puluhan ribu orang dalam praktik penipuan daring.
Sebagian dari mereka terlibat secara sukarela, sementara lainnya diduga menjadi korban perdagangan manusia dalam industri ilegal bernilai miliaran dolar, menurut pemantau hak asasi manusia.
Di bawah tekanan sejumlah negara, termasuk China, pemerintah Kamboja mengklaim tengah meningkatkan upaya penindakan terhadap praktik tersebut.
"Perjudian lintas batas dan penipuan membahayakan kehidupan serta harta benda masyarakat dan harus ditindak tegas serta diberantas sepenuhnya," kata Wang Yi dilansir dari New Straits Times.
China dan Kamboja sendiri memiliki hubungan erat di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, diplomasi, hingga militer.
Dalam pertemuan tersebut, Wang juga didampingi Menteri Pertahanan China, Dong Jun, dan menegaskan hubungan kedua negara sebagai “ikatan yang tidak terpisahkan”.
Hun Manet sebelumnya, pada Februari, menyatakan bahwa keberadaan pusat penipuan telah merusak perekonomian negaranya sekaligus mencoreng citra Kamboja. Ia pun berjanji untuk “membersihkan” praktik tersebut.
Pada Rabu, Hun Manet menuliskan di media sosial bahwa pertemuannya dengan Wang Yi dan Dong Jun turut membahas peningkatan kerja sama di bidang politik, perdagangan dan investasi, pertahanan dan keamanan, energi bersih, pembangunan infrastruktur transportasi, serta pertanian.
Baca Juga: 3 Upcoming Drama China Yang Akan Tayang Juni 2026, Ada Overdo!
Selain itu, Wang Yi dan Dong Jun juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Kamboja, Prak Sokhonn, serta Menteri Pertahanan Tea Seiha.
Dalam kesempatan tersebut, Wang juga menyatakan dukungan terhadap upaya normalisasi hubungan antara Kamboja dan Thailand pasca bentrokan mematikan di perbatasan kedua negara tahun lalu.
"China bersedia terus membangun lebih banyak platform untuk melanjutkan kembali pertukaran dan dialog langsung antara Kamboja dan Thailand," ujar Wang.
Meski kesepakatan gencatan senjata telah dicapai pada Desember, situasi di kawasan masih dinilai rapuh. Kamboja dan Thailand saling menuding pihak lain tidak sepenuhnya mematuhi kesepakatan tersebut.
Berita Terkait
-
3 Upcoming Drama China Yang Akan Tayang Juni 2026, Ada Overdo!
-
China Tuding AS Biang Kerok Ketegangan Nuklir Iran, Beijing Ogah Tunduk ke Trump
-
Negara Ini Tolak Kehadiran Mobil Listrik China Karena Dinilai Ancam Industri Lokal
-
Julukan Scambodia Picu Amarah Phnom Penh, Pemerintah Kamboja Serang Media AS
-
Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun