- Seorang wanita berinisial ES tertangkap mencuri ponsel di JPM Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin, 20 April 2026.
- Pelaku sempat diarak keliling pasar dengan kalung bertuliskan "Saya Copet" sebagai sanksi sosial dari pihak pengelola JPM.
- Kasus hukum tidak berlanjut karena korban menolak melapor demi mengejar jadwal kereta api untuk segera pulang kampung.
Suara.com - Seorang wanita berinisial ES dijatuhi sanksi sosial berupa diarak keliling pasar setelah kedapatan mencuri sebuah ponsel iPhone di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Aksi ini viral di media sosial setelah videonya diunggah akun Instagram @jabodetabek24info. Dalam video terlihat pelaku berjalan dengan papan tulisan 'Saya Copet' yang dikalungkan di lehernya.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di atas Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) di depan Stasiun Tanah Abang pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
"Wanita diduga copet diamankan di kawasan Tanah Abang, diarak keliling pasar," tulis akun tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo, menjelaskan bahwa insiden bermula saat korban yang tengah berbelanja menyadari ponsel di dalam tasnya telah raib.
"Karena korban sadar kemudian korban mengejar diduga pelaku," ujar Dhimas kepada wartawan, Senin (20/4/2026).
Pelaku ES kemudian berhasil diamankan oleh petugas keamanan setempat sesaat setelah korban berteriak.
Namun, perkara ini tidak berlanjut ke ranah hukum lantaran korban menolak untuk membuat laporan polisi (LP).
Alasan korban cukup unik, yakni karena terburu-buru mengejar jadwal kereta untuk pulang kampung.
Baca Juga: Mata Kiri Cacat Permanen, Keluarga Korban Air Keras Johar Baru Geram Penahanan Pelaku Ditangguhkan!
"Korban terburu-buru naik kereta untuk pulang kampung, selanjutnya barang bukti diserahkan kembali ke korban dan selanjutnya diduga pelaku dibawa ke kantor pengelola," ungkap Dhimas.
Lantaran tidak adanya laporan resmi, pihak pengelola JPM Tanah Abang memutuskan untuk memberikan sanksi sosial sebagai bentuk hukuman alternatif bagi ES sebelum dipulangkan.
"Oleh pengelola untuk membuat efek jera diduga pelaku diarak mengelilingi JPM dengan mengalungi tulisan 'Saya Copet'. Setelah itu pelaku dipulangkan oleh pihak pengelola JPM," pungkas Dhimas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL