- Cole Tomas Allen menyerang acara White House Correspondents Dinner di Washington Hilton untuk mengincar Presiden Donald Trump.
- Penyelidik menduga Allen tidak menargetkan Kash Patel karena pelaku enggan melakukan tindakan kekerasan terhadap aparat penegak hukum.
- Pelaku kini menghadapi dakwaan percobaan pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atas tindakannya di acara tersebut.
Suara.com - Penyelidik federal mengungkap teori awal terkait alasan tersangka penembakan di White House Correspondents Dinner, Cole Tomas Allen, tidak memasukkan Direktur FBI Kash Patel dalam daftar target serangannya.
Padahal, dalam manifesto yang ditinggalkannya, Allen disebut ingin menyerang hampir seluruh pejabat pemerintahan Donald Trump.
Menurut sumber penegak hukum yang dikutip New York Post, Patel kemungkinan dikecualikan karena Allen tidak ingin menargetkan aparat penegak hukum.
Fokus utama pelaku disebut tertuju langsung pada Presiden Donald Trump dan pejabat pemerintahan sipil lainnya.
“Dia secara khusus menjelaskan mengapa tidak menargetkan lembaga penegak hukum, jadi kemungkinan besar itu alasannya,” ujar salah satu sumber penyidik.
Dalam manifesto sepanjang 1.052 kata, Allen menulis bahwa “pejabat pemerintahan, kecuali Tuan Patel, adalah target yang diprioritaskan berdasarkan jabatan tertinggi hingga terendah.”
Allen juga menyebut agen Secret Service hanya boleh diserang bila benar-benar diperlukan.
Penyidik juga mempertimbangkan kemungkinan motif ideologis lain di balik pengecualian terhadap Patel, namun hingga kini belum ada kesimpulan final.
Aparat menegaskan motif sebenarnya masih dalam tahap penyelidikan.
Baca Juga: Deretan Fakta Baru Penembakan Trump: Pelaku Naik Kereta dari LA, Senjata Dibeli dari 2023
Cole Allen kini didakwa atas percobaan pembunuhan Presiden Amerika Serikat, membawa senjata api lintas negara bagian untuk tindak kejahatan, serta melepaskan tembakan saat melakukan aksi kekerasan.
Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman penjara seumur hidup.
Insiden penembakan terjadi saat Allen menerobos pengamanan di Washington Hilton dan melepaskan tembakan ke arah ballroom tempat sekitar 2.500 tamu menghadiri jamuan tahunan wartawan Gedung Putih.
Seorang petugas keamanan terluka akibat peluru yang menghantam rompi antipeluru, sementara Trump dan pejabat lain berhasil dievakuasi dengan selamat.
Berita Terkait
-
Deretan Fakta Baru Penembakan Trump: Pelaku Naik Kereta dari LA, Senjata Dibeli dari 2023
-
Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus
-
Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump
-
Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Ultah Moana Digelar Megah Setara Harga Mobil, Ria Ricis: Aku Cuma Bayar
-
Bolehkah Retinol Dicampur Moisturizer? Ini Cara Pakai yang Benar agar Kulit Tetap Aman
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi