-
Militer Meksiko berhasil menangkap Audias Flores Silva, calon kuat pemimpin tertinggi kartel Jalisco.
-
Penangkapan dilakukan secara presisi melalui operasi intelijen tanpa adanya kontak senjata di lapangan.
-
Keberhasilan ini menjadi langkah strategis Meksiko dalam menjamin keamanan menjelang Piala Dunia 2026.
Banyak ahli menilai bahwa hilangnya pengaruh Silva akan memberikan dampak yang jauh lebih besar bagi organisasi.
Peran Silva dianggap sangat krusial dalam mengatur aliran logistik dan eksekusi lapangan di berbagai wilayah.
Mantan asisten agen khusus DEA, Carlos Olivo, menyebutnya sebagai "sosok penting," yang penangkapannya "akan memiliki efek yang lebih besar pada operasi CJNG daripada tersingkirnya El Mencho."
Selain Silva, petugas juga bergerak cepat meringkus kaki tangannya yang berperan dalam sektor finansial kelompok tersebut.
Sosok bernama Cesar Alejandro N tersebut diduga kuat menjadi otak di balik pencucian uang hasil kejahatan Silva.
Meksiko kini sedang berada di bawah sorotan tajam dunia internasional terkait stabilitas keamanan nasionalnya.
Hal ini berkaitan erat dengan posisi negara tersebut sebagai salah satu tuan rumah ajang sepak bola terbesar.
Pemerintah dituntut untuk membuktikan bahwa mereka mampu mengendalikan geng kriminal bersenjata yang sering memicu kerusuhan.
Meski tekanan dari luar negeri sangat kuat, otoritas setempat tetap memegang kendali penuh atas operasi keamanan domestik.
Baca Juga: Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
Presiden Claudia Sheinbaum secara konsisten menolak tawaran intervensi militer langsung dari negara tetangga dalam memerangi kartel.
Kekacauan di Meksiko semakin memuncak setelah tewasnya Nemesio Oseguera Cervantes atau El Mencho pada awal tahun ini.
Kekosongan kekuasaan tersebut memicu perang saudara antar faksi kartel yang mengakibatkan tewasnya puluhan warga sipil dan anggota garda nasional.
Kelompok Jalisco New Generation Cartel (JNGC) sendiri telah dikategorikan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat karena skala operasinya yang merusak dan keterlibatannya dalam perdagangan narkoba internasional yang masif.
Penangkapan El Jardinero diharapkan menjadi titik balik untuk mengembalikan situasi kondusif di kawasan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran
-
Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat
-
Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua
-
Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz
-
Terungkap! Ini Isi Proposal Damai Iran yang Bikin Donald Trump Meradang
-
KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI
-
Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah