News / Nasional
Selasa, 28 April 2026 | 19:37 WIB
Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri, Selasa (28/4/2026). (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi 10 jenazah korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa, 28 April 2026.
  • Proses identifikasi dilakukan melalui sidang rekonsiliasi oleh tim gabungan kedokteran kepolisian serta ahli forensik di RS Polri Kramat Jati.
  • RS Polri menyerahkan seluruh jenazah kepada pihak keluarga untuk dipulangkan ke alamat masing-masing setelah proses administrasi selesai dilakukan.

Suara.com - Tangis haru keluarga mewarnai prosesi penyerahan 10 jenazah korban kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur untuk dipulangkan.

Hal itu dilakukan usai semua jenazah telah berhasil diidentifikasi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026).

Berdasarkan pantauan Suara.com dl RS Polri tepatnya di bagian Gedung Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri, jenazah satu persatu dimasukan ke dalam ambulance.

Pihak RS mengawali dengan memanggil keluarga korban. Jenazah sudah dalam kondisi di dalam peti dimasukan ke mobil ambulance untuk dipulangkan ke alamat masing-masing.

"Jadi keluarga sudah kita geser dari ruang antemortem, sudah kita geser ke ruang forensik untuk penyerahan jenazah persiapan untuk penerimaan dokumen-dokumen," kata Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono di lokasi.

Pihak keluarga korban hanya diperkenankan mendampingi sebanyak tiga orang, untuk mendampingi jenazah dalam ambulance.

Sementara itu terlihat sejumlah keluarga tak kuasa menahan kesedihannya atas kehilangan anggota keluarganya yang menjadi korban dalam kecelakaan.

Beberapa diantaranya bahkan terlihat tak kuat berdiri sehingga perlu dibantu dengan kursi roda.

Prosesi penyerahan dan pemulangan jenazah terus dilakukan hingga semuanya selesai dilakukan.

Baca Juga: KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen

Sebelumnya, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri resmi menyelesaikan proses identifikasi terhadap seluruh jenazah korban kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono, mengonfirmasi bahwa sebanyak 10 jenazah yang diterima kini telah berhasil diketahui identitasnya.

Hal itu disampaikan Prima dalam konferensi pers yang digelar di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026).

Prima mengawali pernyataannya dengan menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban.

"Dalam kesempatan ini, perkenankan kami dari Tim DVI Polri menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya korban kecelakaan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, yang jenazahnya telah kami terima di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri sebanyak 10 kantong jenazah," ujar Prima, Selasa (28/4/2026).

Proses identifikasi ini melibatkan kolaborasi berbagai unsur ahli, mulai dari kedokteran kepolisian hingga tim forensik akademisi.

Load More