-
Sambaran petir menewaskan 14 orang di Bangladesh termasuk seorang anak berusia sepuluh tahun.
-
Deforestasi menjadi penyebab utama meningkatnya angka kematian akibat hilangnya pelindung alami pohon tinggi.
-
Sebagian besar korban merupakan petani yang sedang bekerja di area terbuka tanpa perlindungan.
Risiko kematian akibat sambaran petir biasanya melonjak tajam pada bulan April hingga Juni setiap tahunnya.
Masa pra-monon ini ditandai dengan suhu panas yang ekstrem dan tingkat kelembapan yang memicu badai hebat.
Meskipun petir adalah fenomena alami, namun frekuensi korban jiwa di Bangladesh dianggap sudah mencapai tahap mengkhawatirkan.
Ratusan nyawa melayang setiap tahunnya di negara ini hanya karena fenomena listrik statis dari awan tersebut.
Masyarakat diimbau untuk segera mencari bangunan permanen dan menghindari area terbuka saat langit mulai terlihat mendung.
Pemerintah Bangladesh secara resmi menetapkan sambaran petir sebagai bencana alam nasional pada tahun 2016 yang lalu.
Keputusan ini diambil setelah sebuah tragedi besar pada bulan Mei tahun itu menelan korban hingga 200 jiwa.
Bahkan dalam satu hari yang sama di tahun 2016, tercatat sebanyak 82 orang tewas akibat serangan petir.
Hingga saat ini, belum ada solusi struktural yang efektif selain upaya penanaman kembali pohon-pohon berbatang tinggi.
Baca Juga: Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya