- Militer Iran tetap bersiaga penuh meski gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel telah berlangsung sejak 8 April.
- Teheran terus memodernisasi persenjataan dan memperbarui target strategis sebagai antisipasi atas ketidakpercayaan mereka terhadap pihak lawan saat ini.
- Pemerintah Iran menuntut pencabutan blokade laut Amerika Serikat sebelum melanjutkan negosiasi damai yang dimediasi oleh pihak Pakistan.
Suara.com - Militer Iran menyatakan tetap berada dalam kondisi siaga tempur meski gencatan senjata dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel tengah berlangsung.
Teheran menegaskan militer Iran tidak menganggap perang benar-benar telah berakhir.
Juru bicara Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, mengatakan pihaknya terus memperbarui target militer dan menambah persenjataan selama jeda pertempuran.
Menurutnya, langkah itu dilakukan karena Iran tidak mempercayai lawan-lawannya.
“Kami tidak menganggap perang telah selesai. Sejak hari pertama gencatan senjata, kami terus memperbarui target, menyempurnakan bank sasaran, dan menjaga kesiapan tempur,” ujar Akraminia dilansir dari Tasnim News, Rabu (29/4).
Akraminia menambahkan bahwa Iran juga telah memproduksi dan memodernisasi peralatan militer baru.
Akraminia menegaskan kondisi negara saat ini masih diperlakukan layaknya situasi perang.
Menurut dia, pemantauan, pengawasan, dan penguatan pasukan terus dilakukan tanpa henti.
Jika musuh kembali menyerang, Iran mengklaim siap merespons dengan metode dan persenjataan baru.
Baca Juga: FIFA Takut Kasih Sanksi ke Israel, Palestina Seret Infantino Cs ke Pengadilan
“Setiap agresi baru akan dibalas dengan respons yang lebih menghancurkan dari sebelumnya,” tegasnya.
Pernyataan tersebut muncul setelah perang selama 40 hari antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel dihentikan melalui gencatan senjata yang dimediasi Pakistan pada 8 April lalu.
Konflik itu sebelumnya memicu serangkaian serangan rudal dan drone besar-besaran di kawasan Timur Tengah.
Meski pembicaraan damai mulai dibuka di Islamabad, Iran menegaskan negosiasi lanjutan hanya dapat dilakukan jika blokade laut Amerika Serikat dicabut.
Teheran menilai blokade tersebut merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Berita Terkait
-
FIFA Takut Kasih Sanksi ke Israel, Palestina Seret Infantino Cs ke Pengadilan
-
Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa
-
Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah
-
Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS
-
Kanselir Jerman: Iran Sedang Mempermalukan Amerika Serikat
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123