Suara.com - Seiring perkembangan zaman dan teknologi, usia tidaklah menjadi penghalang. Seperti Solati (51 tahun), perempuan asal Jakarta yang bekerja sebagai driver pesan-antar makanan, sekaligus menempuh kuliah S1-nya, menjadi relawan untuk Yayasan Kanker Indonesia, hingga dapat menyekolahkan dua anaknya ke jenjang pendidikan tinggi.
“Saya jujur merasa was-was kalau hanya di rumah saja. Buat saya, dengan bekerja sebagai driver, saya juga bisa menambah penghasilan untuk keluarga di rumah,” ujar Solati.
Meski demikian, saat awal memutuskan untuk menjadi driver online pada tahun 2021, beberapa orang di sekitarnya sempat merasa khawatir atas kesehatan dan sedikitnya waktu yang bisa diberikan kepada keluarganya.
“Ya, pasti ada saja yang tidak setuju. Mungkin karena usia saya yang tidak lagi muda, jadi mereka khawatir. Tapi setelah dijalani, alhamdulillah semuanya berjalan lancar, dan keluarga saya juga punya tambahan pemasukan,” tambah perempuan yang akrab disapa Mpok Ati.
Dari profesinya sebagai driver online, Solati mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus melanjutkan pendidikannya. Bahkan, penghasilannya juga digunakan untuk mendukung pendidikan kedua anaknya lanjut ke perguruan tinggi.
Selain menjadi driver online, Solati juga tercatat sebagai mahasiswa aktif di Fakultas Hukum Universitas Terbuka Jakarta. Menurutnya, usia bukanlah penghalang, khususnya bagi perempuan, untuk terus menuntut ilmu. “Dulu saya tidak bisa berkuliah karena keterbatasan finansial keluarga. Sekarang, alhamdulillah, saya mendapat kesempatan menjadi mahasiswa meski di usia yang tidak lagi muda. Bagi saya, umur bukan masalah, selama niat kita tulus untuk menuntut ilmu dan meningkatkan kualitas diri,” pungkasnya.
Tak hanya itu, Solati juga aktif sebagai kader paliatif di Yayasan Kanker Indonesia. Dalam peran ini, keseharian Solati banyak dihabiskan di rumah sakit, mendampingi pasien mulai dari proses administrasi hingga pengobatan.
Di sela kesibukannya, ia juga menjadi relawan Taruna Siaga Bencana. Turun langsung ke lokasi bencana bukan hal baru baginya. Ia turut memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi, mulai dari membantu operasional dapur umum hingga menyiapkan distribusi bantuan dari Dinas Sosial.
Solati juga menambahkan bahwa pekerjaannya sebagai driver online ShopeeFood memberikan kesempatan baginya untuk menafkahi keluarga sekaligus tetap menjalani berbagai aktivitas sosial dan akademik. “Alhamdulillah, dengan bekerja di ShopeeFood saya bisa menemukan lingkungan kerja yang suportif dengan berbagai kegiatan saya,” ujar Solati.
Baca Juga: Lulus S3 Sambil Masuk Ruang Emergency, Ashanty Blak-blakan soal Tawaran Masuk Parpol
Lebih dari sekadar mencari nafkah, Solati memaknai setiap peran yang dijalaninya sebagai ruang untuk terus memberi dan bertumbuh, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang-orang di sekitarnya.
“Kalau saya belum bisa membantu dengan materi, saya percaya tenaga dan waktu yang saya punya tetap bisa berarti. Yang penting kita mau hadir dan melakukan yang kita bisa untuk sesama,” tutup Solati. ***
Berita Terkait
-
Perempuan Disuruh Mandiri Tapi Dihakimi: Ironi Kasus Daycare Little Aresha
-
Dilema Ibu Bekerja dan Isu Daycare Nakal: Antara Bertahan, Percaya, & Cemas
-
Laboratorium Harapan: Taktik Anak Pertama Meracik Masa Depan di Tengah Batas
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Jaring Pengamanku Berhenti, tapi Beban Hidup Terus Menanti: Refleksi Seorang Penerima Beasiswa
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
25 Quotes Hari Buruh untuk Pekerja Kelas Menengah yang Tangguh
-
Skema Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir May Day 2026 di Kawasan Monas
-
Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia
-
Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!