- Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei menegaskan program nuklir dan rudal merupakan aset nasional yang wajib dipertahankan.
- Pernyataan tersebut disampaikan pada 30 April 2026 di Iran sebagai bentuk perlawanan atas tekanan Barat terhadap kedaulatan negara.
- Iran menyatakan kehadiran militer Amerika Serikat di Teluk Persia sebagai sumber instabilitas dan menolak segala bentuk dominasi asing.
Suara.com - Republik Islam Iran menegaskan program nuklir dan rudalnya sebagai aset nasional yang tidak bisa ditawar. Teheran bahkan menyatakan siap mempertahankannya dengan kekuatan militer, layaknya menjaga kedaulatan wilayah negara.
Penegasan itu disampaikan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei, di tengah tekanan Barat yang terus berupaya membatasi kemajuan teknologi negara tersebut.
Sikap tegas ini menandai babak baru perlawanan Iran. Pemerintah menilai kemajuan teknologi, termasuk di bidang nuklir dan rudal, sebagai bagian dari kehormatan dan martabat bangsa.
Nuklir dan Rudal Disebut Aset Nasional
Dalam pesan yang dirilis bertepatan dengan Hari Nasional Teluk Persia, Kamis (30/4/2026), Khamenei menegaskan seluruh kemampuan strategis Iran wajib dijaga.
Menurutnya, kapasitas spiritual, sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, industri, hingga teknologi, mulai dari nano, bio, nuklir, sampai rudal, merupakan aset nasional.
"90 juta warga Iran, baik di dalam maupun di luar negeri, menganggap seluruh kapasitas identitas, spiritual, manusia, ilmiah, industri, dan teknologi—dari nano dan bio hingga teknologi nuklir dan rudal—sebagai aset nasional dan akan menjaganya sebagaimana mereka mempertahankan perbatasan darat, laut, dan udara," ujar Khamenei, dikutip dari Tasnim News, Jumat (1/5/2026).
Iran Klaim Ubah Peta Geopolitik
Pernyataan itu muncul setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dalam dua bulan terakhir.
Baca Juga: Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!
Khamenei menyebut kegagalan Amerika Serikat dalam upaya menekan Iran telah membuka babak baru dalam konstelasi geopolitik kawasan.
Ia juga menyoroti kekuatan angkatan laut Iran serta peran masyarakat di wilayah selatan yang dinilai berhasil menolak dominasi asing.
Khamenei memastikan Iran akan terus menjaga keamanan Selat Hormuz dari segala bentuk ancaman.
Kritik Keras untuk Kehadiran AS
Dalam pesannya, Khamenei menyebut kehadiran pasukan dan pangkalan militer Amerika Serikat di Teluk Persia sebagai sumber utama instabilitas kawasan.
Menurutnya, pangkalan militer AS bahkan tidak mampu menjamin keamanan mereka sendiri maupun sekutunya.
Berita Terkait
-
Iran Tutup Selat Hormuz dan Siapkan Senjata Rahasia untuk Hadapi Blokade Amerika Serikat
-
Ketua Parlemen Iran Ejek Ancaman Donald Trump Soal Ledakan Sumur Minyak
-
IRGC Hancurkan Kapal Perang Amerika Jika Donald Trump Nekat Serang Infrastruktur Vital Iran
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK